Imutnya Natasha Rizki

Natasha Rizki punya ambisi besar untuk bisa terus eksis di tengah persaingan.
Baru saja merampungkan syuting film perdananya 'Radio Galau FM' beberapa bulan lalu, kini ia ikut sibuk mempromosikan film yang ia bintangi bersama bintang muda Dimas Anggara itu.
Total berakting sejak 2009, saat ini sudah ada empat judul sinetron yang ia bintangi ditambah beberapa FTV.
Namun, ternyata akting bukan passion yang sejak lama ingin ia kembangkan.
Kesadaran untuk meniti karier di dunia hiburan memang baru muncul saat ia menjuarai urutan kedua di pemilihan Gadis Sampul empat tahun lalu.
Passion aku sebenarnya ngga ada ke situ. Malah cuma mau jadi kayak anak-anak remaja lainnya, belajar, sekolah, hang out, main ke mall sama teman, tuturnya polos sambil senyum-senyum.
Namun, tak seperti remaja seusianya yang kini sibuk dengan dunia kampus, sejak lulus SMA setahun lalu ia lebih memilih untuk fokus membesarkan kariernya di dunia keartisan.
Chaca, begitu ia biasa disapa, memang enggan berandai-andai dirinya mampu menjalankan dua hal antara pendidikan dan akting secara seimbang.
Maka, ketimbang nanti di tengah jalan terhambat, ia pun mengorbankan salah satunya.
Jujur, aku udah ngukur kemampuan aku, dan aku bukan tipe yang bisa jalanin dua duanya bareng-bareng. Jadi, sekarang mendingan pilih syuting aja dulu, meski ada rencana juga tahun ini daftar untuk kuliah, paparnya.
Setelah sebelumnya wajahnya hanya tampak wara-wiri di layar televisi, tahun ini ia bisa menyaksikan aktingnya sendiri di layar lebar.
Main film memang hal yang diinginkan sejak setahun yang lalu oleh dara berdarah Sumatera Barat itu.
Maka, ketika beberapa waktu lalu dirinya didapuk untuk bermain di film garapan Iqbal Rais berjudul 'Radio Galau FM', Natasha pun tak berpikir dua kali.
Berperan sebagai sosok remaja yang penuntut, manja, dan over-dramatis bernama Velin, Natasha banyak belajar bagaimana menerima ketidaksempurnaan sosok orang lain.
Meski istilah galau sendiri sedang merebak di kalangan remaja, namun Natasha berharap mereka yang telah beranjak dewasa pun bisa menikmati film ini.
Natasha Rizki punya ambisi besar untuk bisa terus eksis di tengah persaingan.
Baru saja merampungkan syuting film perdananya Radio Galau FM beberapa bulan lalu, kini ia ikut sibuk mempromosikan film yang ia bintangi bersama bintang muda Dimas Anggara itu.
Total berakting sejak 2009, saat ini sudah ada empat judul sinetron yang ia bintangi ditambah beberapa FTV.
Namun, ternyata akting bukan passion yang sejak lama ingin ia kembangkan.
Kesadaran untuk meniti karier di dunia hiburan memang baru muncul saat ia menjuarai urutan kedua di pemilihan Gadis Sampul empat tahun lalu.
Passion aku sebenarnya ngga ada ke situ. Malah cuma mau jadi kayak anak-anak remaja lainnya, belajar, sekolah, hang out, main ke mall sama teman, tuturnya polos sambil senyum-senyum.
Namun, tak seperti remaja seusianya yang kini sibuk dengan dunia kampus, sejak lulus SMA setahun lalu ia lebih memilih untuk fokus membesarkan kariernya di dunia keartisan.
Chaca, begitu ia biasa disapa, memang enggan berandai-andai dirinya mampu menjalankan dua hal antara pendidikan dan akting secara seimbang.
Maka, ketimbang nanti di tengah jalan terhambat, ia pun mengorbankan salah satunya.
Jujur, aku udah ngukur kemampuan aku, dan aku bukan tipe yang bisa jalanin dua duanya bareng-bareng. Jadi, sekarang mendingan pilih syuting aja dulu, meski ada rencana juga tahun ini daftar untuk kuliah, paparnya.
Setelah sebelumnya wajahnya hanya tampak wara-wiri di layar televisi, tahun ini ia bisa menyaksikan aktingnya sendiri di layar lebar.
Main film memang hal yang diinginkan sejak setahun yang lalu oleh dara berdarah Sumatera Barat itu.
Maka, ketika beberapa waktu lalu dirinya didapuk untuk bermain di film garapan Iqbal Rais berjudul Radio Galau FM, Natasha pun tak berpikir dua kali.
Berperan sebagai sosok remaja yang penuntut, manja, dan over-dramatis bernama Velin, Natasha banyak belajar bagaimana menerima ketidaksempurnaan sosok orang lain.
Meski istilah galau sendiri sedang merebak di kalangan remaja, namun Natasha berharap mereka yang telah beranjak dewasa pun bisa menikmati film ini.