Cantiknya Chef Aiko

Namun, saat mampir ke kantor detikHOT baru-baru ini bungsu dari tiga bersaudara itu menuturkan bahwa menjadi koki bukan keinginan yang telah tumbuh sejak lama.
Memasak ternyata bukan hal yang sengaja ia pelajari.
Terbiasa diajak almarhum sang ibu memasak di dapur sejak kecil, Aiko pun sering mengamati masakan-masakan yang biasa diolah ibunya.
Ketimbang di lapangan atau taman di luar rumah, ia lebih memilih dapur sebagai lahan bermain.
Jika sang ibu sedang memasak, ia belajar memotong-motong sisa-sisa sayuran yang tak terpakai.
Perempuan berusia 23 tahun yang kini sedang menimba ilmu di Jakarta Cullinary Center ini mengaku sudah fasih membuat serta meramu bahan-bahan dan bumbu-bumbu masakan sejak ditinggal sang ibu wafat.
Sebagai satu-satunya anak perempuan, ia pun dituntut bisa menggantikan peran ibunya yang telah tiada di rumah.
'Dapur Cantik itu program pertamaku. Senang pernah bawain acara di sana karena bisa dibilang karierku terbuka juga setelah aku bawain acara tersebut,' papar Aiko.
Namun, saat mampir ke kantor detikHOT baru-baru ini bungsu dari tiga bersaudara itu menuturkan bahwa menjadi koki bukan keinginan yang telah tumbuh sejak lama.
Memasak ternyata bukan hal yang sengaja ia pelajari.
Terbiasa diajak almarhum sang ibu memasak di dapur sejak kecil, Aiko pun sering mengamati masakan-masakan yang biasa diolah ibunya.
Ketimbang di lapangan atau taman di luar rumah, ia lebih memilih dapur sebagai lahan bermain.
Jika sang ibu sedang memasak, ia belajar memotong-motong sisa-sisa sayuran yang tak terpakai.
Perempuan berusia 23 tahun yang kini sedang menimba ilmu di Jakarta Cullinary Center ini mengaku sudah fasih membuat serta meramu bahan-bahan dan bumbu-bumbu masakan sejak ditinggal sang ibu wafat.
Sebagai satu-satunya anak perempuan,  ia pun dituntut bisa menggantikan peran ibunya yang telah tiada di rumah.
Dapur Cantik itu program pertamaku. Senang pernah bawain acara di sana karena bisa dibilang karierku terbuka juga setelah aku bawain acara tersebut, papar Aiko.