Riyanni Djangkaru & Coki 'Netral' Peduli Lumba-lumba

Riyanni mengaku prihatin Indonesia masih memiliki sirkus lumba-lumba keliling yang terus berjalan dengan alasan pendidikan dan konservasi. Herianto Batubara/detikHot.
Coki beberapa tahun lalu mengaku pernah menonton sirkus keliling yang dikelola PT. WSI dan ia terkejut melihat lumba-lumba diperlakukan buruk. Herianto Batubara/detikHot.
Coki mengajak masyarakat untuk mengisi petisi pada change.org (www.change.org/flyingdolphins) yang mendukung penyelamatan untuk lumba-lumba di Indonesia.
Coki dan Riyanni Djangkaru mengaku ingin masyarakat turut aktif berperan mendukung pelestarian lumba-lumba. Herianto Batubara/detikHot.
Coki mengaku lumba-lumba sirkus sering tersiksa karena lapar dan suara bising saat diangkut truk maupun pesawat. Herianto Batubara/detikHot.
Mereka pun mendesak agar Lottemart, Hero, Giant, dan Teh Botol Sosro untuk berhenti mensponsori sirkus lumba-lumba keliling. Herianto Batubara/detikHot.
Riyanni mengaku prihatin Indonesia masih memiliki sirkus lumba-lumba keliling yang terus berjalan dengan alasan pendidikan dan konservasi. Herianto Batubara/detikHot.
Coki beberapa tahun lalu mengaku pernah menonton sirkus keliling yang dikelola PT. WSI dan ia terkejut melihat lumba-lumba diperlakukan buruk. Herianto Batubara/detikHot.
Coki mengajak masyarakat untuk mengisi petisi pada change.org (www.change.org/flyingdolphins) yang mendukung penyelamatan untuk lumba-lumba di Indonesia.
Coki dan Riyanni Djangkaru mengaku ingin masyarakat turut aktif berperan mendukung pelestarian lumba-lumba. Herianto Batubara/detikHot.
Coki mengaku lumba-lumba sirkus sering tersiksa karena lapar dan suara bising saat diangkut truk maupun pesawat. Herianto Batubara/detikHot.
Mereka pun mendesak agar Lottemart, Hero, Giant, dan Teh Botol Sosro untuk berhenti mensponsori sirkus lumba-lumba keliling. Herianto Batubara/detikHot.