Konser Spektakuler Dream Theater di Jakarta

Butuh waktu hampir 25 tahun bagi band progressive metal Dream Theater untuk singgah ke Jakarta sejak merilis album pertama mereka.
Penampilan mereka selama kurang lebih dua jam itu pun memuaskan para penggemar fanatiknya.
Sang vokalis James LaBrie nampak enerjik dengan John Petrucci sang gitaris.
'Bridges in the Sky' jadi lagu pembuka Dream Theater.
Mata Elang Indoor Stadium yang berkapasitas 10 ribu penonton pun terus bergemuruh mengiringi James LaBrie bernyanyi.
Konsep tata suara dan lampu di konser tersebut benar-benar memanjakan mata para penonton.
John Peter Petrucci langsung memamerkan kelincahan jari-jarinya di atas senar gitar di bawah sinar cahaya.
Sang drummer baru Mike Mangini pengganti Mike Portnoy menunjukkan kepiawaian bermain drum dengan tempo sangat cepat.
Lagu 'A Fortune in Lies', 'Out Cry', 'The Silent Man', serta lagu 'Beneath The Surface' yang diambil dari album terbaru mereka 'A Dramatic Turn of Events' juga dapat sambutan bagus malam itu.
Dengan panggung megah yang didukung tata cahaya dan suara yang maksimal, Dream Theater tampil maksimal.
Hampir semua penonton sing a long di lagu yang paling ditunggu-tunggu, 'The Spirit Carries On'.
Setelah membawakan '6:00', sang vokalis James LaBrie sempat menyapa dan ngobrol-ngobrol sedikit soal senangnya ia akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia, hingga keluhan soal macetnya Jakarta.
Dream Theater total membawakan sekitar 14 lagu yang ditutup 'Pull Me Under'. Wajah-wajah lelah namun puas pun terlihat di sebagian besar penonton.
Butuh waktu hampir 25 tahun bagi band progressive metal Dream Theater untuk singgah ke Jakarta sejak merilis album pertama mereka.
Penampilan mereka selama kurang lebih dua jam itu pun memuaskan para penggemar fanatiknya.
Sang vokalis James LaBrie nampak enerjik dengan John Petrucci sang gitaris.
Bridges in the Sky jadi lagu pembuka Dream Theater.
Mata Elang Indoor Stadium yang berkapasitas 10 ribu penonton pun terus bergemuruh mengiringi James LaBrie bernyanyi.
Konsep tata suara dan lampu di konser tersebut benar-benar memanjakan mata para penonton.
John Peter Petrucci langsung memamerkan kelincahan jari-jarinya di atas senar gitar di bawah sinar cahaya.
Sang drummer baru Mike Mangini pengganti Mike Portnoy menunjukkan kepiawaian bermain drum dengan tempo sangat cepat.
Lagu A Fortune in Lies, Out Cry, The Silent Man, serta lagu Beneath The Surface yang diambil dari album terbaru mereka A Dramatic Turn of Events juga dapat sambutan bagus malam itu.
Dengan panggung megah yang didukung tata cahaya dan suara yang maksimal, Dream Theater tampil maksimal.
Hampir semua penonton sing a long di lagu yang paling ditunggu-tunggu, The Spirit Carries On.
Setelah membawakan 6:00, sang vokalis James LaBrie sempat menyapa dan ngobrol-ngobrol sedikit soal senangnya ia akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia, hingga keluhan soal macetnya Jakarta.
Dream Theater total membawakan sekitar 14 lagu yang ditutup Pull Me Under. Wajah-wajah lelah namun puas pun terlihat di sebagian besar penonton.