Round-Up

Tina Toon cs Digugat Rp 10,7 Miliar, Ini Penjelasannya

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 28 Agu 2021 22:02 WIB
tina toon
Tina Toon cs Digugat Rp 10,7 Miliar, Ini Penjelasannya (Foto: Instagram @tinatoon101)
Jakarta -

Tina Toon digugat Rp 10,7 Miliar ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Gugatan itu dilayangkan oleh pria bernama Engkan Herikan.

Engkan Herikan adalah seorang pencipta lagu. Ia tak terima lagunya dipakai oleh Tina Toon.

Pasalnya, lagu Bintang yang dipopulerkan oleh grup band Anima itu dinyanyikan oleh Tina Toon tanpa sepengetahuan Engkan Herikan. Lagu tersebut juga didaur ulang oleh labelnya dengan mengubah nama pencipta lagunya.

"Jadi memang benar kami mewakili klien kami, Engkan Herikan telah mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum di pengadilan Niaga Jakarta Pusat terhadap beberapa orang," ujar kuasa hukum Engkan Herikan, Muhammad Iqbal Arbianto, saat ditemui detikcom di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021).

"Intinya klien kami merasa dirugikan karena lagu yang diciptakan oleh klien kami, yaitu lagu Bintang dan dipopulerkan oleh band Anima dibawakan dan diubah nama penciptanya. Yang seharusnya klien kami, Engkan Herikan, diubah menjadi nama pihak lain," lanjutnya.

Gugatan masuk dengan nomor perkara 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst. Engkan Herikan melayangkan gugatan itu pada bulan April 2021.

Tak hanya Tina Toon, sejumlah pihak juga digugat oleh Engkan Herikan. Pihak tersebut adalah Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia, dan WAMI.

"Jadi pihak yang digugat ini ada beberapa. Jadi yang pertama itu adalah Basia, ada Baros Roulette terus ada Pak Ian, ada salah satu anggota DPRD Agustina Hermanto (Tina Toon), ada Andri, ada Universal Music ada Wahana Music," ungkap Muhammad Iqbal Arbianto.

"Jadi kita turut menggugat dari saudari Tina Toon karena saudari Tina Toon ini yang membawakan lagunya. Jadi kalau untuk label-label tersebut karena kita juga ada kontrak dengan label-label tersebut, namun terdapat pengubahan dari nama pencipta. Jadi kita turut menarik mereka. Jadi kalau untuk dari Tina Toon sendiri jadi kita tarik sebagai tergugat untuk melengkapi gugatan kita," bebernya.

Soal masalah tersebut, Tina Toon akhirnya angkat bicara. Melalui pesan singkat kepada detikcom, Tina Toon memberikan sedikit tanggapan.

"Terkait adanya nama aku di masalah 23/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Jkt.Pst. Satu, Tina Toon adalah hanya sebagai penyanyi (yang terikat kontrak label pada saat itu). Di mana urusan kepemilikan dan kepengurusan lagu dan hak cipta adalah ranah dan kuasa label," tulis Tina Toon seperti yang diterima detikcom, Sabtu (28/8/2021).

"Tina Toon hanya mengikuti kontrak untuk menyanyikan lagu dari Label," sambungnya.

Selain itu, Tina Toon menegaskan dirinya bukan sebagai tergugat. Akan tetapi, hanya sebagai turut tergugat.

"Dua, posisi Tina Toon di perkara ini bukan tergugat, tapi turut tergugat. Sebagai pelengkap gugatan," jelasnya.

Tonton juga wawancara eksklusif yang mempertemukan Tompi dengan pengkritik film 'Selesai' berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]



(dar/dar)