Bamsoet Dorong Kemudahan Peroleh Hak Royalti Para Musisi & Seniman

Khoirul Anam - detikHot
Minggu, 01 Agu 2021 20:10 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong kemudahan pemerolehan hak royalti bagi para musisi atau seniman. Hal ini disampaikan usai Ngobras (ngobrol santai) dengan Ketua Ikatan Manajer Artis Indonesia (Imarindo) Nanda Persada, hari ini.

Ia berharap, tidak ada lagi musisi atau seniman yang mengalami kesulitan di hari tua jika kendala untuk mendapatkan royalti dapat dihilangkan. Hak royalti diberikan kepada setiap pencipta lagu atau musik yang karyanya digunakan dalam kegiatan komersial atau pelayanan publik.

"Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) No 56 tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik pada 30 Maret 2021. Dalam PP tersebut pemerintah memastikan para musisi mendapatkan hak royalti atas karya lagu atau musik yang digunakan dalam kegiatan komersial atau pada pelayanan publik," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (1/8/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini menuturkan, PP No 56 tahun 2021 merupakan peraturan turunan dari Undang-Undang No. 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Melalui PP tersebut, kata dia, dasar hukum pemungutan dan pembagian royalti menjadi lebih kuat. Termasuk ruang lingkup kegiatan yang wajib membayar royalti, mulai dari pertunjukan, pengumuman, dan komunikasi ciptaan dengan tujuan komersial yang dilakukan secara analog atau digital.

"PP No 56 tahun 2021 tidak hanya mengatur kewajiban royalti dari pertunjukan musik karya musisi saja. Tetapi juga mengatur kewajiban royalti pada pemutaran rekaman lagu serta siaran rekaman pertunjukan musik melalui berbagai media, termasuk internet," papar Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menilai, salah satu kendala pemberian royalti kepada para musisi adalah kurangnya basis data lagu dan musik yang dijadikan acuan pemberian hak royalti. Menurutnya, hal ini dikarenakan belum semua pencipta lagu di Indonesia mau mendaftarkan hasil karyanya di Kementerian Hukum dan HAM.

"Para musisi juga harus bergabung dalam Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) sebagai lembaga yang diberikan kewenangan menghimpun dan mendistribusikan royalti. Dan saya mengharapkan Imarindo di bawah kepemimpinan Nanda Persada melakukan gebrakan. Sehingga, para musisi bisa mudah mendapatkan hak royalti atas karya yang dihasilkan," pungkas Bamsoet.



Simak Video "Putar Lagu dan Musik Secara Komersial Wajib Bayar Royalti"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)