Tiba-tiba Naik ke Panggung Grammy, Reporter TV Ukraina Dipenjara

Tiba-tiba Naik ke Panggung Grammy, Reporter TV Ukraina Dipenjara

Yulia Dian Candra Kusuma - detikHot
Rabu, 13 Feb 2013 15:30 WIB
Tiba-tiba Naik ke Panggung Grammy, Reporter TV Ukraina Dipenjara
Vitalli di panggung Grammy (GettyImages)
Jakarta - Masih ingat peristiwa Will Smith dicium seorang reporter dalam acara premier 'Men In Black 3' di Moskow? Nah, reporter yang sama kini membuat ulah di Grammy Awards 2013. Ia pun dipenjara karena ulahnya!

Ketika berdiri di jajaran reporter, Vitalii Sediuk tiba-tiba menyapa Will Smith. Sang aktor pun membalas sapaan Vitalli dengan ramah. Karena excited, Vitalli malah berusaha mendaratkan ciuman di bibir Will. Bukan ciuman yang didapatnya, tapi tamparan di pipi Vitalli dari Will.

Kini dengan alasan terlalu exicted, ia tiba-tiba naik ke atas panggung Grammy yang digelar 10 Februari lalu di Staples Center, Los Angeles. Reporter TV Ukraina tersebut naik ke panggung setelah Jennifer Lopez dan rapper Pitbull membacakan nominasi Best Pop Solo Perfomance.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah nama Adele disebut, entah dari mana Vitalli datang. Ia pun berdiri di dekat J-Lo dan mencoba untuk menerima piala yang dimenangkan Adele.

"Sebuah kehormatan untuk menerima piala ini. I love you Adele," ujar Vitalli sebelum akhirnya ia meninggalkan panggung.

Kehadiran Vitalli di panggung Grammy tak berlangsung lama karena J-Lo memintanya untuk pergi. J-Lo pun terlihat sangat bingung dengan kehadiran Vitalli di panggung. Ia langsung diamankan pihak sekuriti dan langsung dibawa ke kantor polisi setempat.

"Oh my God, I feel like Lindsay Lohan," tutur Vitalli setelah dipenjarakan.

"Grammy adalah acara besar, seperti Oscars, ada 3 ribu pengaman, polisi dan hal semacam itu dan ternyata sangat mudah untuk masuk ke dalam acara. Saya tak berpikir untuk menerobos dan melakukan hal ilegal karena saya tak bawa undangan, tapi saya sangat excited," jelasnya.

Beruntung Vitalli tak lama-lama berada di penjara. Setelah bayar uang jaminan banyak US$ 5 ribu ia bebas. Namun kasus tetap bergulir dan sidang akan digelar 4 Maret mendatang.

(dee/mmu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads