Adhisty Zara Persembahkan Film Rumah Singgah untuk Mendiang Acil Bimbo

Adhisty Zara Persembahkan Film Rumah Singgah untuk Mendiang Acil Bimbo

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 20 Agu 2026 11:34 WIB
Devano
Pemain film Rumah Singgah. Foto: Ahsan/detikHOT
Jakarta -

Aktris Adhisty Zara, tak mampu membendung air mata saat menghadiri konferensi pers film terbaru yang berjudul Rumah Singgah. Film tersebut memiliki makna yang sangat personal bagi mantan personel JKT48 tersebut.

Baginya, film arahan sutradara Dyan Sunu Prastowo ini, bukan sekadar proyek akting biasa. Ia teringat momen-momen emosional selama proses syuting berlangsung yang bersinggungan dengan duka pribadinya.

"Aduh, bingung mau ngomong apa. Belum nonton aja aku bisa ngerasain juga jadi ada perasaan haru di dalam hati aku hari ini karena, aku sangat menanti film ini," kata Adhisty Zara saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Kesedihan Adhisty Zara semakin dalam, lantaran film Rumah Singgah menjadi karya yang ia dedikasikan khusus untuk mendiang kakek tercintanya, musisi legendaris Acil Bimbo. Sang kakek diketahui mengembuskan napas terakhir tepat pada hari terakhir proses pengambilan gambar film tersebut setelah berjuang melawan kanker.

"Film ini, punya tempat spesial di hati aku karena, aku persembahkan film ini buat almarhum kakek aku juga yang meninggalnya ketika shooting film ini. Jadi inget gitu rasanya," kenang Adhisty Zara.

Selama proses produksi yang berlangsung di Bandung, kakek Adhisty Zara tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Ia mengaku harus membagi konsentrasi antara tanggung jawabnya sebagai pemeran utama dan keinginannya untuk mendampingi sang kakek di masa-masa kritis.

"Karena buat aku sendiri proses syuting ini tuh bisa dibilang susah banget. Susah banget karena, jadi kebetulan kita tuh kan syuting di Bandung, terus ketika film ini mulai syuting, kakekku tuh almarhum masuk ICU," terangnya.

Dalam film ini, ia memerankan karakter Karla, seorang atlet lari berbakat yang dunianya berubah drastis setelah didiagnosis mengidap kanker tulang atau osteosarkoma. Peran sebagai pejuang kanker ini memberikan banyak perspektif baru bagi Adhisty Zara tentang arti ketabahan dan penerimaan terhadap takdir.

"Karakter Karla ngajarin aku mungkin banyak sekali, terutama tentang bersyukur dan kalau hidup itu sudah ada jalannya gitu. Yang kita bisa lakukan adalah terus berusaha terima apa yang mungkin susah," pungkasnya.

Film yang dibintangi oleh Adhisty Zara, Devano, Ciccio Manassero, Messi Gusti, Aming, hingga Dewi Irawan ini akan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.



(ahs/wes)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads