Peran Gak Biasa Fajar Nugra di Film Pemikat Jiwa

Peran Gak Biasa Fajar Nugra di Film Pemikat Jiwa

prih febriani - detikHot
Rabu, 08 Jul 2026 21:24 WIB
Fajar Nugra di Jakarta.
Fajar Nugra. Foto: dok pribadi
Jakarta -

Kalian pasti kenal dengan sosok pemain film Fajar Nugra, yang biasa main komedi, kali ini berperan gak biasa.

Dalam film ini, Fajar berperan sebagai Jay, laki-laki yang gak bisa menerima penolakan. Fajar harus berperan sebagai sosok yang serius.

Rasa sukanya kepada Wulan yang diperankan Givina Lukita, perlahan berubah menjadi obsesi, lalu membawanya pada keputusan berbahaya. Ia mencari jalan gelap untuk memaksa cinta yang tidak pernah benar-benar menjadi miliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Teror dalam film ini tidak hanya datang dari sosok gaib. Rasa takut juga tumbuh dari tindakan manusia yang mengatasnamakan cinta, tetapi justru memilih memaksa. Jay
menjadi salah satu sumber ketegangan terbesar karena, penonton diajak melihat bagaimana obsesi, manipulasi, dan rasa ingin memiliki dapat berkembang menjadi sesuatu yang berbahaya.

Selain Fajar Nugra, Pemikat Jiwa juga diperkuat penampilan Givina sebagai Wulan, perempuan yang hidupnya perlahan berubah akibat rasa yang dipaksakan kepadanya.

Kehadiran Yuni Yasmin sebagai Sasi Geni turut menambah lapisan teror dalam film. Sosok Sasi Geni disebut menjadi salah satu elemen paling menyeramkan, bahkan lebih mengganggu dibandingkan yang terlihat dalam poster dan trailer.

Disutradarai Dom Dharmo, Pemikat Jiwa menghadirkan horor yang tidak hanya bergantung terhadap jump scare. Ketegangan dibangun lewat cerita, karakter, atmosfer, dan
konflik yang terus meningkat hingga akhir. Film ini memperlihatkan horor paling mengganggu tidak selalu datang dari tempat angker, tetapi bisa lahir dari manusia yang tidak bisa menerima kenyataan.

Film ini diproduseri Shanker R.S dan Rama Tribudiman sebagai Executive Producer. Film ini diproduksi Makara Production yang berkolaborasi dengan NUSA Indonesia Bercerita, Jupiter, Salembe, AZ Film dan SHOW Token. Film ini juga menghadirkan Nuugro Agung sebagai penulis sekaligus penggagas ide cerita. Film ini tayang 9 Juli 2026 di bioskop seluruh Indonesia.



(wes/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads