DetikHot

movie

Kota Kuba, New York Hingga Dataran Es Menjadi Pilihan Lokasi 'Fast and Furious 8'

Senin, 27 Mar 2017 19:36 WIB  ·   Mahardian Prawira Bhisma - detikHOT
Kota Kuba, New York Hingga Dataran Es Menjadi Pilihan Lokasi Fast and Furious 8 Foto: Mahar/detikHOT
Jakarta - Pemandangan berbeda memang dalam film ke delapan 'Fast and Furious' kali ini. Dataran es dan eksotisnya pemandangan kota Kuba menjadi pilihan sutradara F. Gary Gray dalam menggarap film yang dibintangi oleh Vin Diesel, Jason Statham juga Charlize Theron ini.

Kejar-kejaran mobil mewah seperti Bentley, Lamborghini hingga Tank dan kapal selam memang menjadi pemandangan yang berbeda dalam film 'Fast and Furious 8'. Gray sempat khawatir dengan cuaca serta lokasi yang berlapiskan es dan harus memboyong mobil-mobil yang super berat bobotnya.

"Islandia hanya tempat yang kamu bisa syuting untuk kejar-kejaran mobil di dataran es. Coba kamu bayangkan teknisi-teksini kami mencoba mencari cara bagaimana mobil dapat berjalan dengan kecepatan diatas ratusan kilometer perjam," buka F. Gary Gray di Rosewood Hotel, Jing Guang Centre, Beijing, China belum lama ini kepada detikHOT.

Kota Kuba, New York Hingga Dataran Es Menjadi Pilihan Lokasi 'Fast and Furious 8'Foto: Mahar/detikHOT
Tak tanggung-tanggung Gray bersama timnya harus mengangkat dan menderek puluhan mobil mewah dan super cepat untuk memuaskan akting Vin Diesel, Michelle Rodriguez dan Charlize Theron. Sutradara 47 tahun ini harus memikirkan bagaimana mobil yang di gunakan tidak terjatuh dalam retakan es dan tercebur ke dalam air dengan suhu yang sangat mematikan.

"Di dataran es itu hanya beberapa mobil. Sekarang permainan mobil ini ada sekitar 40 mobil yang harus berjalan di atas dataran es dan beratnya itu ketika bagian teratas es itu mencair jadi ketika kamu balapan mobil itu bisa saja terjatuh kedalam retakan es dan kecebur ke dalam air kan dan es yang sangat mematikan," tambahnya.

"Dan di dalam hitungan tahun es mencair dan mobil berjalan sangat cepat sekali dan bobotnya itu jadi saya memiliki dua teknisi setiap momen setiap pengambilan gambar bukan hanya untuk menjaga keselamatan stunt men saya saja tapi juga untuk aktor-aktor saya," jelasnya lagi dengan aksen Amerika yang begitu kental.

Sekitar 200 km/jam kecepatan yang harus dipacu mobil-mobil yang melaju di atas dataran es. Tak hanya memikirkan aktornya, Gray juga harus memikirkan keselamatan kru yang ia bawa ke lokasi syuting.

"Satu saja terjatuh semuanya akan kerepotan. Membuat semua mobil, tank, dan peralatan yang kami gunakan tenggelam langsung ke bawah permukaan es," pungkasnya.
(mhr/doc)

Photo Gallery
1 1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed