DetikHot

movie

Mendikbud Imbau Pemerintah Daerah Angkat Potensi Lokal di Film Indonesia

Jumat, 17 Feb 2017 13:47 WIB  ·   Bagus Kurniawan - detikHOT
Mendikbud Imbau Pemerintah Daerah Angkat Potensi Lokal di Film Indonesia Foto: Dok. Kamala Media Cipta
Yogyakarta - Kemendikbud mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah bekerja bersama-sama mengembangan perfilman nasional. Salah satunya pemerintah daerah dapat mengangkat potensi-potensi lokal dalam perfilman nasional.

"Kita harus berani betul menggali keunikan dan keanekaragaman dari masing-masing daerah dengan menggali segala potensi yang ada untuk perfilman nasional," kata Mendikbud Muhadjir Effendi saat membuka rapat koordinasi di P4TK Seni dan Budaya, Jl Kaliurang km 12,5 Sleman.

Muhadjir mengatakan yang mengetahui potensi-potensi tersebut adalah orang daerah itu sendiri. Oleh karena itu penting sekali mengangkat segala potensi dan keunikan daerah atau lokal dalam perfilman nasional.

"Saya sangat mendukung dalam memperkuat pola pembinaan seperti ini, sebagai upaya kita untuk membangkitkan perkembangan film-film di daerah, dan menggali keunggulan lokal masing-masing," katanya.

Menurut Muhadjir, pentingnya pemerintah daerah dalam mengangkat keunikan dari potensi
lokal karena film merupakan sarana yang sangat strategis dalam memperkuat ketahanan
budaya bangsa dan ketahanan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika masing-masing daerah mengangkat keunikan daerahnya sendiri, dan setiap provinsi dapat memproduksi keunikan tersebut, maka dunia perfilman Indonesia akan memproduksi
film yang sangat banyak.

"Coba kita bayangkan, jika masing-masing provinsi dapat memproduksi dua film pertahun, maka itu akan luar biasa Indonesia mampu memproduksi sekitar 68 film pertahun, dan ini dapat menggairahkan pelaku perfilman dalam produksi film," paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi menjelaskan rapat koordinasi dan sinkronisasi pengembangan perfilman pusat dan daerah dalam memajukan perfilman nasional. Rakor yang dihadiri oleh 182 peserta, terdiri perwakilan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan bidang perfilman.

Rakor akan berlangsung hingga 18 Februari 2017, dengan membahas beberapa topik diantaranya tentang tindaklanjut kebijakan perfilman di daerah, perencanaan program bidang perfilman di daerah, pemanfaatan fasilitas perfilman milik pemerintah daerah dan UPT serta pembinaan komunitas film di daerah. dan

"Ke depan kita berharap dapat meningkatkan jumlah film-film Indonesia yang bertema nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan pengembangan karakter bangsa, serta
meningkatkan jumlah sineas-sineas muda yang tertarik menggali nilai budaya Indonesia," kata Didik.
(bgs/doc)
Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed