detikHot

kpop

YG Kemungkinan akan Diperiksa Komisi Anti Korupsi Terkait Kasus B.I

Kamis, 13 Jun 2019 16:55 WIB Delia Arnindita Larasati - detikHot
Foto: Dok. Instagram/shxbi131 Foto: Dok. Instagram/shxbi131
Jakarta - YG Entertainment diduga terlibat kasus obatan-obatan terlarang yang melibatkan B.I. Pihaknya diduga meminta 'A' mengubah pernyataan yang menyebut sang rapper telah membeli obat-obatan terlarang padanya.

Hal ini ternyata mendapatkan perhatian dari Komisi Anti Korupsi Korea Selatan (ACRC), yang mencurigai adanya persekongkolan antara YG Entertainment dengan pihak kepolisian. Dan jika laporan tersebut bisa dibuktikan kredibilitasnya, mereka akan memulai investigasi pada YG Entertainment.

Dikutip dari Newsis, 'A' yang diduga adalah Han Seo Hee, melayangkan sebuah laporan kepada ACRC melalui pengacaranya, Bang Jeong Hyeon, terkait keterlibatan YG Entertainment. Data yang dilayangkan oleh sang pengacara disebut tak pernah terekspos media sebelumnya.

Pada data tersebut, diklaim terdapat bukti yang menunjukkan keterlibatan YG Entertainment pada kasus B.I, juga persekongkolan yang terjadi antara YG Entertainment dengan pihak kepolisian.

'A' disebut memutuskan untuk melaporkan hal tersebut dan membahayakan nyawanya karena merasa kesal melihat investigasi yang dilakukan terhadap Burning Sun. Apalagi, penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dinilai tak dilakukan dengan benar.


Tonton juga: ''A'' Ekspos Keterlibatan YG dalam Skandal Narkoba B.I

[Gambas:Video 20detik]


"Melihat kecurigaan pada penyelidikan terhadap Burning Sun yang tak diselesaikan dengan baik oleh pihak kepolisian, 'A' mengambil risiko untuk dihukum terkait obat-obatan terlarang dan melayangkan laporan terkait keterlibatan YG Entertainment 3 tahun lalu," ujar sumber.

Sebelumnya, 'A' diinvestigasi pada 2016 terkait narkoba, dan mengungkap percakapan dengan B.I di Kakao Talk. Kala itu, B.I tak dipanggil dan diinvestigasi oleh polisi.




(dal/tia)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com