detikHot

kpop

Polisi Bicara soal Kemungkinan Kasus Obat-obatan B.I Kembali Dibuka

Rabu, 12 Jun 2019 18:40 WIB Delia Arnindita Larasati - detikHot
Foto: Dok. Instagram/shxbi131 Foto: Dok. Instagram/shxbi131
Jakarta - B.I diduga membeli obatan-obatan terlarang pada 'A' 2016 lalu. Kala itu, 'A' berhasil ditangkap oleh pihak berwajib, namun polisi sama sekali tak memanggil B.I terkait kasus tersebut.

Saat ditangkap Agustus 2016 lalu, pihak kepolisian menyita ponsel 'A' dan memeriksa percakapan di Kakao Talk. Di salah satu percakapan, B.I tampak ingin membeli obat-obatan terlarang dari 'A', namun 'A' mengaku sama sekali tidak mengirimkan obat-obatan tersebut.

Setelah kasus ini kembali diangkat oleh Dispatch, pihak kepolisian Gyeonggi Selatan pun buka suara terkait kemungkinan kasus ini kembali dibuka.

"Kami akan kembali mengontak 'A' yang membagikan pesan Kakao Talk dengan B.I terkait pembelian obat-obatan. Jika ada perubahan dalam testimoni 'A', kami baru akan memutuskan apakah kasus akan kembali dibuka atau tidak," ujar perwakilan pihak kepolisian, dikutip dari Soompi, Rabu (12/6).

"Pada 2016, kami kesulitan mencari bukti untuk mengklarifikasi klaim yang dibuat 'A' soal B.I. Jadi kala itu, kami tidak bisa melakukan investigasi," pungkasnya.

Sementara itu, B.I sudah meminta maaf terkait kasus ini melalui pernyataan yang dirilis di Instagram. Dalam pernyataannya, ia mengaku sama sekali tak mengkonsumsi obat-obatan karena terlalu takut.

Namun, ia memutuskan untuk hengkang dari iKON dan merenungkan kesalahannya. Keputusan B.I tersebut pun didukung oleh YG Entertainment yang langsung memutus kontrak sang rapper.



Tonton juga: Polisi Mungkin akan Investigasi Lagi Kasus Narkoba yang Libatkan B.I

[Gambas:Video 20detik]


(dal/nu2)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed