DetikHot

hot-profile

Grace Natalie Rasakan Kepuasan Klimaks Jadi Presenter TV

Kamis, 15 Des 2011 11:20 WIB  ·   - detikHOT
Grace Natalie Rasakan Kepuasan Klimaks Jadi Presenter TV
Jakarta - Siapa tak kenal Grace Natalie? Kepiawaiannya menjadi presenter di televisi ditambah parasnya yang menawan membuat namanya melambung. Ia pun mengaku merasakan kepuasan klimaks melakoni profesi itu.

\\\"Aku sangat mencintai pekerjaan ini. Aku bisa merasakan kepuasan klimaks, apalagi di televisi berita ya,\\\" ungkap presenter TV One itu ketika berbincang santai dengan Detikhot pada suatu malam di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.

Perempuan kelahiran Jakarta 4 Juli 1982 itu tak pernah menyangka akan menekuni profesi yang kini membesarkan namanya itu. Ketika masih kecil, cita-citanya sama seperti anak-anak kebanyakan yang terus berubah-ubah.

\\\"Awalnya bisa dibilang nggak sengaja karena aku nggak pernah punya cita-cita jadi news anchor. Sama sekali nggak. Dulu cita-cita aku ya jadi dokter dan insinyur dan lain-lainlah, yang jelas bukan presenter,\\\" kenangnya.

Grace lalu menengok ke masa lalu. Sejak masih duduk di bangku SMA di BPK Penabur 3, Jakarta ia sudah aktif mengikuti berbagai kompetisi, termasuk lomba membaca berita. Hal tersebut pun masih dilakoninya saat kuliah di jurusan Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII), Jakarta.

\\\"Sejak SMA sampai kuliah aku suka ikut news reading competition gitu. Cuma lama-lama bosan juga karena yang ikut dan yang menang orangnya itu-itu juga. Kalau nggak aku, siapa. Ganti-gantian. Bosan juga akhirnya,\\\" kilasnya.


\\\"\\\"

Hingga suatu ketika stasiun televisi SCTV mengadakan ajang \\\'SCTV Goes to Campus\\\'. Grace pun ikut lantaran tertarik dengan hadiah yang ditawarkan. \\\"Waktu itu juara satu hadiahnya sepeda motor, ya sudah aku tujuannya cuma itu. Kalau menang kan lumayan bisa dijual dan dapat duit,\\\" kisahnya seraya tertawa.

Anak pertama dari tiga bersaudara itu ternyata berhasil memenangi ajang tersebut untuk wilayah Jakarta, dan kemudian masuk lima besar tingkat nasional. Melihat potensi besar itu, SCTV pun langsung merekrutnya selepas ia menyelesaikan kuliah.

Grace kemudian mengawali kariernya pada 2004 di SCTV sebagai reporter yang terjun langsung ke lapangan meliput berbagai peristiwa seperti kriminal, politik, dan ekonomi. Masa-masa itu dilaluinya dengan sulit lantaran latar belakang pendidikannya memang boleh dibilang tak mendukung.

\\\"Dulu cuma satu hari tandem sama reporter senior, besoknya disuruh sendiri. Bingung dan stres banget. Bikin naskah berita yang cuma semenit saja aku bisa dua jam di depan komputer. Jadi diomel-omelin. Udah pulangnya selalu tengah malem, jam 3 pagi suka ditelepon dan ditegur sama produser pagi,\\\" kenangnya.


\\\"\\\"

Beruntungnya, pemilik tinggi 155cm dan berat 46kg itu pandai bergaul. Perlahan, ia pun banyak mendapat pembelajaran dari para seniornya di lapangan. \\\"Kalau dulu aku liputan kan dipasangin sama kameramen senior, jadi banyak diajarin. Bayangkan, aku sampai belajar cara gulung kabel kamera yang benar segala. Hahaha,\\\" kisahnya.

Lantaran cepat belajar, Grace pun akhirnya dipercaya membawakan \\\'Jalan-jalan\\\', sebuah segmen berdurasi 10 menit yang merupakan bagian dari program berita \\\'Liputan 6 Pagi\\\' setiap akhir pekan. Hingga kemudian ia menjadi presenter pula di \\\'Liputan 6 Terkini\\\' dan \\\'Liputan 6 Malam\\\'.

\\\"Pertama jadi presenter deg-degannya luar biasa. Stres banget. Padahal waktu itu cuma membawakan 1 berita doang,\\\" ungkapnya. \\\"Terus dulu di liputan 6 malem kan beritanya serius, aku pasang muka serius banget, tapi ternyata kata produsernya malah kayak orang marah-marah. Hahaha,\\\" kenangnya lagi.


\\\"\\\"

Pada 2006, Grace pun memutuskan untuk keluar dari SCTV dan hijrah ke ANTV. Selama dua tahun berkarier di stasiun televisi tersebut ia kembali membawakan program berita, yakni \\\'Topik Siang\\\' dan \\\'Topik Malam\\\'. Dua tahun di SCTV dan 2 tahun di ANTV membuat Grace makin mencintai profesinya sebagai presenter program berita.

Kecintaan itulah yang kemudian mengantarnya masuk ke TV One (dulu Lativi) pada 2008. Awalnya, ia didaulat membawakan program ekonomi \\\'Kabar Pasar\\\' hingga kemudian berpindah-pindah dari \\\'Kabar Petang\\\' ke \\\'Apa Kabar Indonesia (AKI) Pagi\\\' dan akhirnya \\\'AKI Malam\\\'.

Lantas, bagaimana karier Grace di TV One? Benarkah ia jadi punya banyak penggemar dan sering dapat surat cinta? Simak terus kisahnya hari ini, hanya di \\\'Hot Profile\\\' Detikhot!
 
Baca juga:
Grace Natalie: Aku Nggak Sangka Ada Fans Segila Itu<\/a>
Nyaris Jadi Korban Penusukan, Grace Natalie Tak Trauma<\/a>



(bar/mmu)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed