Cuma 2 Minggu, Lihat Mahakarya Indonesia yang Pernah Dirampas Belanda

Galeri Nasional Indonesia, Museum Nasional Indonesia yang berada di bawah naungan Museum dan Cagar Budaya (MCB) bersama Tim Repatriasi Koleksi Asal Indonesia di Belanda dan Historia.id menggelar pameran Repatriasi sampai 10 Desember 2023. 
Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Berada di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, ada 152 benda bersejarah hasil rampasan perang yang kini dipamerkan di Jakarta. 
Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Di bagian depan Gedung A Galeri Nasional Indonesia, detikers akan menemui Arca Prajnaparamita Sang Dewi Kebijaksanaan. Dia dikelilingi oleh 4 Arca Singaasari mulai dari Ganesha, Durga, Mahakala/Mbakala, dan Nandiswara.
Foto: Courtesy of Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (BLU MCB)
Di bagian awal, ada penampakan Keris Naga Siluman, pelana kuda, dan artefak milik Pangeran Diponegoro.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Di ruang lainnya, penampakan Perahu Mandar dari koleksi Museum Nusantara di Delft yang kini bangkrut saat krisis Eropa pada 2013 bakal membuatmu terkejut.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Dalam sejarah, Belanda menjarah sebanyak 230 kg, 7.000 kg perak, perhiasan, dan batu mulia dari Lombok yang terjadi selama kurun waktu 1894. Ini potret daun lontar naskah Nagarakertagama.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Lihatlah satu per satu, benda bersejarah dan koleksi yang tengah dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia. Cuma dua minggu penyelenggaraan. 
Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Tapi detikers tidak boleh memotret atau memvideokan suasana dan benda-benda bersejarah yang tengah dipamerkan ya. 
Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Galeri Nasional Indonesia, Museum Nasional Indonesia yang berada di bawah naungan Museum dan Cagar Budaya (MCB) bersama Tim Repatriasi Koleksi Asal Indonesia di Belanda dan Historia.id menggelar pameran Repatriasi sampai 10 Desember 2023.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Berada di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, ada 152 benda bersejarah hasil rampasan perang yang kini dipamerkan di Jakarta.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Di bagian depan Gedung A Galeri Nasional Indonesia, detikers akan menemui Arca Prajnaparamita Sang Dewi Kebijaksanaan. Dia dikelilingi oleh 4 Arca Singaasari mulai dari Ganesha, Durga, Mahakala/Mbakala, dan Nandiswara. Foto: Courtesy of Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (BLU MCB)
Di bagian awal, ada penampakan Keris Naga Siluman, pelana kuda, dan artefak milik Pangeran Diponegoro.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Di ruang lainnya, penampakan Perahu Mandar dari koleksi Museum Nusantara di Delft yang kini bangkrut saat krisis Eropa pada 2013 bakal membuatmu terkejut.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Dalam sejarah, Belanda menjarah sebanyak 230 kg, 7.000 kg perak, perhiasan, dan batu mulia dari Lombok yang terjadi selama kurun waktu 1894. Ini potret daun lontar naskah Nagarakertagama.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Lihatlah satu per satu, benda bersejarah dan koleksi yang tengah dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia. Cuma dua minggu penyelenggaraan.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)
Tapi detikers tidak boleh memotret atau memvideokan suasana dan benda-benda bersejarah yang tengah dipamerkan ya.  Foto: Courtesy of BLU Museum dan Cagar Budaya (MCB)