Peran Hanoman di Teater Jadi Awal Aura Bintang Reza Rahadian
Peran Hanoman di Teater Jadi Awal Aura Bintang Reza Rahadian
Kamis 13 Okt 2016 | 14:42 WIB

Peran Hanoman di Teater Jadi Awal Aura Bintang Reza Rahadian

Foto: Asep Syaifullah
Sejak kecil Reza Rahadian memang sudah menunjukan bakatnya dalam berakting.
 

Sejak kecil Reza Rahadian memang sudah menunjukan bakatnya dalam berakting. Terjun ke dunia teater sudah digelutinya sejak sekolah. Namun dari mana asal bakat pria yang kini telah menjadi salah satu aktor watak paling tangguh di Indonesia itu?

"Bakat? Ibu saya memang punya latar belakang seni yang cukup kuat, dia penari Bali dulu. Dia belajar di Bali cukup lama, tari Bali tradisional selama 8 tahun, bisa bermain piano juga, suka sama semua hal yang berbau tentang seni gitu, itu ibu saya," bukanya dengan santai.

"Namun apakah itu menunjang kecintaan saya terhadap seni? Saya nggak tahu ya. Tapi, menyodorkan saja ya untuk...ayo, kamu belajar akting atau ayo kamu ikut kelas ini, ikut lomba ini, itu ibu saya nggak pernah sama sekali. Jadi itu datang keinginannya memang dari saya, dia cuma mendukung apapun yang saya suka," sambungnya mengenang.

Peran Hanoman di Teater Jadi Awal Aura Bintang Reza Rahadian

Dengan mengalir seperti mendongeng pada anak kecil, Reza pun melanjutkan ceritanya bagaimana dirinya bisa terjun ke dunia akting. Mengikuti teater dan berperan sebagai tokoh wayang terkenal, Hanoman, begitulah cerita seru Reza yang begitu mencintai dan akhirnya menemukan keasikan dalam berakting.

"Kalau ekskulnya saya ambil teater tapi itu di luar sekolah. Jadi ibu saya bekerja di salah satu perusahaan minyak, perusahaan itu adalah perusahaan Prancis karena pekerjanya mayoritas juga ada orang Indonesia mereka setiap tahun ada event pertukaran budaya Prancis - Indonesia," kisahnya.

Peran Hanoman di Teater Jadi Awal Aura Bintang Reza Rahadian

"Nah itu biasanya anak-anak pekerja kantornya itu diundang untuk berpartisipasi entah itu jadi paduan suara, entah itu main teater atau apa saya dilibatkan ikut dalam satu pertunjukan teater, itu berperan sebagai Hanoman, usia 14 tahun. Saya lupa persisnya, saya ikut pertunjukan peran pertama saya jadi Hanoman dan saya tampil di panggung. Dialognya nggak terlalu banyak, lebih banyak kaya gesture segala macem," sambungnya makin seru.

Tak disengaja, perannya sebagai Hanoman pada saat itu sudah menyiratkan aura kebintangannya sebagai seorang aktor. Terbukti, kini namanya telah menjadi sangat harum di panggung akting nasional, dengan membintangi begitu banyak judul film dalam peran-peran yang penting.

* * *
Related Articles
Latest Articles