Ketegaran Lady Nayoan Rias Jenazah Ibunda, Ungkap Firasat Sebelum Ditinggal

Ketegaran Lady Nayoan Rias Jenazah Ibunda, Ungkap Firasat Sebelum Ditinggal

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 26 Agu 2026 07:39 WIB
Ibunda Lady Nayoan meninggal dunia.
Lady Nayoan tegar merias wajah jenazah ibunda. Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Kehilangan sosok ibu untuk selama-lamanya menjadi pukulan berat bagi artis Lady Nayoan. Namun, di tengah suasana duka, Lady menunjukkan ketegaran dengan memberikan penghormatan terakhir untuk sang ibunda.

Lady Nayoan bahkan turun tangan langsung merias jenazah ibunya yang berada di dalam peti mati. Ia memastikan sang mama tetap terlihat cantik dan sempurna sebelum dimakamkan.

Lady mengaku kembali memperbaiki riasan wajah ibunya yang sempat luntur setelah menjalani proses pengawetan jenazah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi karena kan kalau diformalin dia biasanya ngeluarin cairan-cairan, jadi lipstik yang tadi malam hilang, saya benerin lagi," kata Lady Nayoan di rumah duka Adian Nasonang Raya, Mustika Jaya, Bekasi, Selasa (25/8/2026).

ADVERTISEMENT

Lady juga bersyukur sang ibu tetap memiliki rambut yang cukup lebat meski telah menjalani pengobatan kanker yang berat. Semasa hidup, kondisi sang ibunda bahkan kerap tidak terlihat seperti pasien yang tengah berjuang melawan penyakit tersebut.

"Mamaku itu bisa dibilang mukjizat ya. Nanti bisa dilihat fotonya, rambut Mama itu banyak. Kemo 14 kali kemo dan 33 kali radiasi, rambutnya hanya rontok tapi nggak botak," ujarnya.

Selain dikenal sebagai sosok yang ceria, almarhumah juga begitu dekat dengan kelima cucunya. Ia bahkan memiliki panggilan khusus dari anak-anak Lady Nayoan.

"Anak-anakku manggilnya Mima, bukan Oma. Karena dia mau muda terus. Mima sayang Emma, Mima sayang Noah," tuturnya.

Lady Nayoan menyebut kepergian sang ibunda memang terasa begitu cepat. Kendati demikian, ia merasa bersyukur karena mamanya meninggal dalam keadaan damai dan tidak diliputi ketakutan.

Terlebih, sebelum menjalani operasi besar yang memiliki risiko tinggi, sang ibunda rupanya telah menunjukkan kesiapan batin untuk menghadap Tuhan. Lady mengungkap sang mama sempat menyampaikan firasat mengenai kepergiannya.

"Mama sepertinya sudah siap, dia bilang 'Kalau Mama pulang, Mama pulangnya ke rumah Yesus'," katanya.

Ucapan tersebut kini menjadi salah satu kekuatan bagi Lady Nayoan dan keluarga untuk mengikhlaskan kepergian sang ibunda.

Almarhumah meninggal dunia di usia 54 tahun 11 bulan. Ia seharusnya merayakan ulang tahun ke-55 pada bulan depan.

"Rencana dimakamkan hari Kamis di pemakaman keluarga di Bambu Apus. Mama meninggal usia 54 tahun 11 bulan, jadi harusnya bulan depan Mama ulang tahun ke-55," pungkas Lady Nayoan.



(fbr/mau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads