Pemain sinetron Fanny Fadillah, memberikan penjelasan soal rumah yang disebut bakal disita oleh bank karena, utang.
Ia mengatakan bukan disita oleh bank, melainkan saat ini rumah tersebut dalam proses lelang.
"Bukan disita sama bank, jadi saya jelaskan ya. Saya kan, memang sudah gak punya usaha lain selain mengandalkan menjadi pemain sinetron. Nah, pada saat itu saya punya rumah, mobil, dan motor. Ketika motor dan mobil sudah saya jual, saya gadaikan rumah ke bank. Dari sana, saya sisihkan untuk cicilan selama setahun dengan harapan saya bisa mendapatkan pekerjaan," terangnya di studio Pagi Pagi Ambyar, Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berjalannya waktu sampai 2024 itu, saya kerepotan membayar cicilan dan saya tahu risiko pinjam dari bank itu gimana. Pihak bank juga kooperatif sama saya bilang kalau ada tunggakan segini dan ini akan masuk proses lelang. Jadi bukan disita ya," terangnya.
Sampai saat ini, pemeran di sitkom Bajaj Bajuri itu menjelaskan masih tinggal di rumah tersebut.
"Karena kan sekarang masuk dalam proses lelang, jadi masih di sana," paparnya.
Nantinya setelah proses lelang selesai dan rumah sudah bukan miliknya lagi, ia dan anak-anaknya akan pergi mencari kontrakan.
"Mungkin akan cari kontrakan dulu sih yang nyaman buat saya dan anak-anak," jelasnya.
Ia mengatakan, keadaan keuangannya memang buruk sejak beberapa tahun belakangan. Meski begitu, ia akan tetap berusaha yang terbaik untuk kedua anaknya.
(wes/pus)











































