Pesulap Merah Jelaskan soal Pembiayaan Operasi Tika dan Niat Ratu Donorkan Kulit

Pesulap Merah Jelaskan soal Pembiayaan Operasi Tika dan Niat Ratu Donorkan Kulit

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 18 Feb 2026 06:06 WIB
Pesulap Merah
Kenangan terakhir Pesulap Merah umrah bareng istri pertama, Tika Mega Lestari. Foto: dok instagram Pesulap Merah
Jakarta -

Pesulap Merah alias Marcel Radhival menjawab kabar terkait biaya pengobatan mendiang istri pertama, Tika Mega Lestari, termasuk penggunaan BPJS. Ia mengatakan keputusan itu diambil atas saran dokter yang menangani Tika.

"Jadi memang pada saat operasinya itu betul pakai BPJS, itu menurut saran dari dokter dari RSHS karena biar saya gak bingung, dokter gak bingung, biar ini bisa terlaksana maksimal katanya pakai BPJS saja," kata Marcel Radhival di Gandaria, Jakarta Selatan, kemarin.

Ia mengaku sempat menanyakan estimasi biaya operasi pengangkatan kanker dan bedah plastik jika menggunakan dana pribadi. Pada akhirnya, ia mengikuti saran dokter memakai BPJS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perkiraannya Rp 150 juta. Saya tanya lagi, itu sudah ending atau ada kemungkinan lebih? Dokternya bilang ada kemungkinan lebih kalau ada operasi kedua, ketiga dan semacamnya. Kalau ada hal-hal yang tidak direncanakan terjadi maka akan ada biaya lebih," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

"Kalau biopsi, MRI itu dana pribadi saya. Habis pengecekan-pengecekan ke dokter bedah mulut kalau ditotal-total habis sekitar Rp 40 sampai 50 juta kurang lebih. Jadi untuk pengecekan-pengecekan pakai dana pribadi," jelasnya.

Selain itu, si Pesulap Merah juga menjelaskan soal keinginan Ratu Rizky Nabila mendonorkan kulitnya pada Tika. Ratu Rizky Nabila disebut Marcel tak sampai hati melihat kondisi Tika.

Ia menjelaskan pada operasi kedua, bagian kulit bibir hingga pipi Tika harus diangkat dan diganti dengan kulit dari bagian tubuh lain. Kondisi Tika yang semakin kurus membuat Ratu khawatir kondisi kulit Tika tidak mencukupi untuk operasi lanjutan.

"'Nanti di operasi ketiga kalau boleh Mas aku donorin kulit aku aja karena kasihan Tika nanti kalau diambil dari kulit mana lagi. Semoga cocok, kalau cocok gak apa-apa aku aja'," ujar Marcel menirukan ucapan Ratu.

Pesulap yang identik dengan rambut dan pakaian serba merah itu mengungkap dirinya tidak mengetahui pelaksanaan operasi ketiga yang dilakukan pada Tika. Ia mengaku tidak dimintai persetujuan sebagai suami.

"Di operasi ketiga saya gak dikabari. Katanya itu dikabarin ke orang tua saya. Padahal setahu saya, peraturan di Indonesia ketika seorang wanita sudah punya suami dan mau dioperasi besar harusnya yang tanda tangan adalah suaminya, bukan keluarganya," bebernya.

"Ibu saya bilang sebenarnya Tika sempat bilang, 'Jangan bilang Mas dulu operasi ketiga. Nanti kalau sudah sembuh saja baru ketemu lagi'," katanya.

"Sebenarnya saya juga bisa menyalahkan keluarganya. Kenapa kok asal setuju-setuju aja gak melihat kondisi Tika yang anemia aplastik itu penyembuhan lukanya lebih lama. Tapi kalau mau main salah-salahan bisa-bisa aja. Cuma kondisinya sudah seperti itu, takdirnya sudah seperti itu," ungkapnya.

Pada akhirnya, Marcel memilih menerima apa yang terjadi sebagai takdir. Ia mendapat nasihat dari para ustaz di lingkar dan berharap Tika tenang di sana.

"Mereka bilang ini kondisi terbaik karena Tika sudah gak bolak-balik rumah sakit lagi, gak perlu infus lagi, gak perlu tambah darah lagi. Jadi sabar saja, terima semua keputusan dari Allah," tutup Marcel Radhival.




(fbr/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads