Ammar Zoni kembali menjalani sidang atas kasus peredaran narkoba di Rutan Salemba, pada Kamis (12/2/2026) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ammar memakai kemeja putih dengan slayer pink di tangan kirinya. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Ammar mengikat slayer pink itu di lengan tangan kirinya. Slayer pink itu bertuliskan, 'Semakin Ditekan, Semakin Melawan'. Apa yan tertulis di slayer tersebut menunjukkan sikap aktor berusia 32 tahun itu menghadapi kasusnya. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Dalam persidangan kali ini, emosi Ammar Zoni meledak. Ammar Zoni melawan dengan protes ketika Mantan Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, AKP Yossy Januar memberikan kesaksian. Ammar gak terima anak-anaknya disebut di persidangan. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Setelah sidang selesai, Ammar menangis di pelukan kekasihnya, dokter Kamelia dan ibu angkatnya, Titik Haryanti. Dia merasa difitnah. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
"Maksudnya apa gitu kaya jahat banget gitu. Aku udah diginiin, aku udah rusak, udah hancur semuanya, apa sih masih masih pengen dihancurin terus, hidup aku pengen dihancurin terus," ujarnya. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
"Bawa-bawa keluarga, bawa anak gitu, dibilang aku bandar," ucap Ammar Zoni kesal. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom