9 Tahun Penantian, Istri Rifky Alhabsy Hamil Anak Pertama Lewat Bayi Tabung

9 Tahun Penantian, Istri Rifky Alhabsy Hamil Anak Pertama Lewat Bayi Tabung

Desi Puspasari - detikHot
Jumat, 30 Jan 2026 16:40 WIB
9 Tahun Penantian, Istri Rifky Alhabsy Hamil Anak Pertama Lewat Bayi Tabung
Rifky Alhabsy dan Yulia Rahmayani ditemui di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (29/1/2026). Foto: Desi Puspasari/detikcom
Jakarta -

Pasangan selebritas Yulia Rahmayani dan Rifky Alhabsyi sedang berbahagia. Setelah 9 tahun menanti, akhirnya Yulia Rahmayani hamil anak pertama.

Yulia Rahmayani berjuang selama 9 tahun menghadapi infertilitas. Yulia Rahmayani mengalami beberapa masalah pada saluran reproduksi hingga harus iperasi pemotongan kedua tuba atau salpingektomi.

Kondisi itu membuat Yulia Rahmayani tidak memungkinkan bisa hamil secara alami atau inseminasi. Oleh karena itu, Rifky Alhabsyi memberikan izin pada istri untuk melakukan bayi tabung atau IVF.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yulia dan Rifky mengungkapkan menjalani program IVF memerlukan persiapan fisik dan mental. Namun, berkat dukungan keluarga dan tim medis membuatnya mereka kuat menjalani proses hingga mendapatkan hasil yang diharapkan.

ADVERTISEMENT

"Sudah sembilan tahun kami menunggu. Rasanya campur aduk, antara takut berharap dan tidak ingin kecewa lagi," kata Yulia Rahmayani ditemui di Smart Fertility Clinic Evasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, kemarin.

"Namun, saya bersyukur sekali akhirnya bisa mendapatkan kabar baik ini. Terima kasih untuk dokter dan seluruh tim Smart Fertility Clinic yang selalu mendampingi saya," ungkap Yulia bahagia yang datang ditemani oleh Rifky Alhabsy.

Mereka melakuan program bayi tabung di Smart Fertility Clinic di Jakarta. Keduanya ditangani oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Darma Syanty, serta CEO Smart Fertility Clinic dr. Laura Leandra Setiawan.

Yulia menjalani Prosedur Ovum Pick Up (OPU) pada 15 Februari 2025. Kemudian dilanjutkan dengan Frozen Embryo Transfer (FET) pada 12 September 2025. Dua minggu setelahnya, kantong kehamilan sebagai awal perkembangan kehidupan terlihat.

"Pada pasien dengan riwayat hidrosalping dan kedua tuba yang sudah tidak dapat berfungsi, IVF merupakan pilihan yang paling tepat. Dengan pemilihan protokol yang sesuai, kualitas embrio yang baik, serta kondisi rahim yang optimal saat FET, kehamilan tetap dapat dicapai," kata dr. Darma Syanty.

dr. Laura Leandra Setiawan menyampaikan, setiap keberhasilan yang diperoleh pasien merupakan hasil kerja kolaboratif antara dokter, perawat, embriolog, serta seluruh tim pendukung.

"Kami memahami perjalanan untuk memiliki buah hati bukanlah perjalanan yang mudah bagi banyak pasangan. Smart Fertility Clinic hadir tidak hanya dengan teknologi dan layanan medis terkini, tetapi juga dengan pendampingan dan empati," kata dr. Laura.




(pus/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads