Ammar Zoni Terusik Pacar Terseret di Persidangan Kasus Narkoba

Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan BAP Ammar Zoni di dalam persidangan, Kamis (15/1/2026). Dalam BAP ada pernyataan Ammar mengaku hanya menjadi 'gudang' sabu DPO bernama Andre. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Namun, Ammar Zoni membantah menyebut dirinya sebagai gudang sabu. "Saya tidak pernah mengatakan kalau saya itu adalah sebagai gudang, dan saya juga mengatakan kenapa saya bilang Rivaldi, itu yang memberikan segala macam karena pada kenyataannya dia memang datang ke kamar saya," ucap Ammar. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Selain itu, dia juga terusik saat chat WhatsApp bersama dokter Kamelia dibuka saat persidangan. Dalam chat tersebut, Ammar Zoni meminta dikirimkan plastik klip. Foto: Mulia Budi/detikcom
"Terus ada juga chatting-annya, di sini Kamelia ini menjawab katanya 'Selain plastik, yang mau digojekin apa lagi?' gitu kan. Terus dijawab 'Sudah plastik aja', 'Aku nggak mau dadakan. Soalnya besok aku harus praktik, nggak jelas, mau diurus, tapi di PC gitu. Kabarin aja ya kalau mau ambil plastik'," ujar jaksa membacakan bukti chat tersebut. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Dokter Kamelia menegaskan dirinya nggak pernah bersentuhan dengan narkoba. "Maksud soal plastik aku tidak tahu apa-apa, cuma titip ya sudah plastik. Kalau masalah klip aku nggak tahu, cuma titipan doang," kata dokter Kamelia usai sidang dalam Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kemarin. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Ammar Zoni nggak terima pacar diseret dalam masalahnya. "Masalah plastik ini saya tekankan lagi, saya tidak menerima, dan plastik itu memang saya diminta. Maksudnya kenapa harus dibicarakan karena kan ini menyangkut juga dengan pasangan saya," tegas Ammar Zoni membela dokter Kamelia. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan BAP Ammar Zoni di dalam persidangan, Kamis (15/1/2026). Dalam BAP ada pernyataan Ammar mengaku hanya menjadi gudang sabu DPO bernama Andre. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Namun, Ammar Zoni membantah menyebut dirinya sebagai gudang sabu. Saya tidak pernah mengatakan kalau saya itu adalah sebagai gudang, dan saya juga mengatakan kenapa saya bilang Rivaldi, itu yang memberikan segala macam karena pada kenyataannya dia memang datang ke kamar saya, ucap Ammar. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Selain itu, dia juga terusik saat chat WhatsApp bersama dokter Kamelia dibuka saat persidangan. Dalam chat tersebut, Ammar Zoni meminta dikirimkan plastik klip. Foto: Mulia Budi/detikcom
Terus ada juga chatting-annya, di sini Kamelia ini menjawab katanya Selain plastik, yang mau digojekin apa lagi? gitu kan. Terus dijawab Sudah plastik aja, Aku nggak mau dadakan. Soalnya besok aku harus praktik, nggak jelas, mau diurus, tapi di PC gitu. Kabarin aja ya kalau mau ambil plastik, ujar jaksa membacakan bukti chat tersebut. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Dokter Kamelia menegaskan dirinya nggak pernah bersentuhan dengan narkoba. Maksud soal plastik aku tidak tahu apa-apa, cuma titip ya sudah plastik. Kalau masalah klip aku nggak tahu, cuma titipan doang, kata dokter Kamelia usai sidang dalam Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, kemarin. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Ammar Zoni nggak terima pacar diseret dalam masalahnya. Masalah plastik ini saya tekankan lagi, saya tidak menerima, dan plastik itu memang saya diminta. Maksudnya kenapa harus dibicarakan karena kan ini menyangkut juga dengan pasangan saya, tegas Ammar Zoni membela dokter Kamelia. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom