Uya Kuya membuat klarifikasi soal konten-konten hoax dan fitnah yang mencatut video-video lamanya. Video-video tersebut diedit dan diberikan narasi atau statement yang gak pernah diucapkan terkait tunjangan anggota DPR RI. Foto: Febri/detikhot
Dia mengaku kecewa karena banyak media sosial dari akun-akun yang dianggap kredibel ikut termakan hoax. Foto: Uya Kuya (Firda/detikcom).
"Pengikutnya cukup banyak, tapi bisa membuat narasi seperti ini, 'Mau kalian hujat gue! Pajak kalian tetap gue nikmatin!' ya bisa dilihat kalimatnya ini. Kata-katanya dia ngarang sendiri padahal sama sekali saya gak pernah buat statement seperti ini," tegas Uya Kuya dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya dilihat Jumat (29/8/2025). Foto: Instagram/king_uyakuya
"Ada juga narasi di social media seolah-olah gue bicara seperti ini, berhubungan dengan 3 juta, bensin, apalah gue gak pernah ngomong seperti itu seolah-olah gue meledek atau membuat statement yang menyakiti hati masyarakat, padahal gue gak pernah buat statement seperti itu. Tapi gue gak ngerti banyak sekali social media selama ini gue diamkan, tapi merajalela membuat statement-statement seperti ini," kata pria yang berstatus anggota Dewan Komisi IX DPR RI itu. Foto: Instagram @king_uyakuya
Uya Kuya mengatakan dalam video-video editan itu terlihat gaya rambutnya sangat berbeda dengan sekarang. "Intinya orang-orang yang kenal saya tahu siapa saya. Saya sadar apa pun pembelaan kita, pembenci tetap pembenci kita. Dan, gak apa-apa kritik saya, hujat saya, tapi jangan buat video fitnah dan narasi palsu," ungkapnya. Foto: Instagram @king_uyakuya
Selain menegaskan soal banyak beredar video konten hoax yang mencatut video lamanya, Uya Kuya juga membuat klarifikasi soal joget di DPR RI usai Sidang Tahunan MPR di gedung DPR RI. Dia janji penjelasannya tidak ada yang dilebih-lebihkan. Foto: Instagram @king_uyakuya
"Jadi pada saat itu setelah pidato tahunan Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto. Acara sudah ditutup, di atas ada hiburan musik, performance teman-teman UNHAN. Mereka membawakan ensemble musik dan paduan suara lagu Gemu Fa Mi Re," jelasnya. Foto: Instagram/@king_uyakuya
Mereka berjoget sebagai bentuk menghargai dan mengapresiasi teman-teman UNHAN yang sudah berlatih untuk penampilan hari itu. Foto: Instagram/@king_uyakuya
"Kita, saya ini dan beberapa teman yang lain bergoyang. Itu karena murni hanya untuk menghargai dan mengapresiasi pemain musik dan kita menikmati lagunya. Saat itu acara sudah ditutup, gak ada maksud untuk meledek. Mungkin beberapa hari kemudian joget-joget tersebut dihubungkan dengan isu lain, padahal itu murni menikmati musik," ucapnya. Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
"Saya sendiri atas nama pribadi, kalau goyang-goyang tersebut atau joget-joget tersebut dianggap menyakiti, saya minta maaf. Saya tidak ada maksud apa pun, menyakiti siapapun, itu murni menikmati musik dan mengapresiasi para pemain," tegas Uya Kuya Foto: Instagram @king_uyakuya