Round-Up

Saat Nama Kak Seto Dicatut dan Terbawa Urusan Krisdayanti

Desi Puspasari - detikHot
Senin, 15 Jun 2020 05:31 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya menginisiasi membuat gerakan Save Child On The Internet di Jakarta, Jumat (03/06/2016). Save Child On The Internet merupakan gerakan yang dibuat oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya yang didasari oleh terus naik nya angka kejahatan seksual terhadap anak dan kejahatan di dunia maya. Grandyos Zafna/detikcom
Kak Seto / Foto: Grandyos Zafna

Saat dihubungi, pria bernama asli Seto Mulyadi menegaskan kembali bahwa itu bukan akun miliknya. Kak Seto mengatakan dirinya sudah langsung berkomunikasi dengan Krisdayanti dan Raul Lemos. Keduanya pun menerima penjelasan Kak Seto.

"Saya tadi langsung dialog dengan Mas Raul dengan Mbak KD. Terus beliau juga bilang, 'Iya kami juga tahu itu pasti bukan Kak Seto.'" ucap Kak Seto saat dihubungi detikcom, Minggu (14/6/2020).

Setelah menghubungi Krisdayanti dan Raul Lemos, Kak Seto merasa lega bisa menjelaskan soal akun palsu tersebut.

"Saya hubungi langsung dan saya sudah ketawa-ketawa aja. Pokoknya ini jangan salah paham, 'Iya kami juga tahu itu bukan Kak Seto.' Yaudah," tegas Kak Seto.

Aktivis dan pemerhati persoalan anak Seto Mulyadi alias Kak SetoKak Seto / Foto: Ari Saputra

Sebagai psikolog anak, Kak Seto memang turut prihatin dengan masalah yang dialami oleh KD, Aurel, dan Azriel. Saat berdialog dengan KD dan Raul Lemos, Kak Seto mengungkapkan dirinya juga tak banyak ikut campur. Melihat masalah KD dan dua anaknya, Kak Seto menganggap ini adalah masalah internal keluarga.

"Saya juga memohon kepada semua, mohon sekarang kita cooling down dulu, biarkan beliau menyelesaikan masalah internal keluarga dulu. Jadi supaya nggak makin ruwet lah. Saya juga nggak akan memberikan komentar. Saya percaya beliau bisa menyelesaikan semua," ucap Kak Seto.

Halaman

(imk/imk)