Suka Mengkhayal, Reza Rahadian Kecil Sudah Pintar Cari Uang
Kamis, 06 Okt 2016 14:49 WIB

Suka Mengkhayal, Reza Rahadian Kecil Sudah Pintar Cari Uang

Foto: Asep Syaifullah
Di usia pertumbuhan banyak anak memiliki daya khayal yang tinggi.
 

Di usia pertumbuhan banyak anak memiliki daya khayal yang tinggi. Bintang Rudy Habibie dan Tjokroaminoto ini pun sudah memiliki daya imajinasi yang tinggi ketika masih anak-anak.

Mengawali cerita ketika dirinya masih duduk di bangku sekolah, aktor kelahiran Bogor, 5 Maret 1987 itu terkenal dengan sifat malasnya. Saat itu Reza Rahadian belum memiliki kesadaran untuk belajar; hanya bermainlah kesenangannya kala itu.

"Masih males belajar, saya enggak terlalu intuit (memahami) sama yang namanya belajar gitu. Saya sukanya itu main dan jalan. Saya itu SD....jadi gini, mungkin karena udah kebiasaannya mengkhayal, memang dasarnya agak gesrek kali ya," tuturnya seraya terbahak.

Suka Mengkhayal, Reza Rahadian Kecil Sudah Pintar Cari Uang


"Kemudin saya kecil suka banget menjelajahi tempat-tempat di area rumah yang kadang-kadang mungkin itu udah kejauhan ya jaraknya. Tapi saya tempuh dengan jalan kaki terus berkhayal, seolah-olah itu sebuah petualangan, jadi menciptakan dunia sendiri gitu loh," tambahnya dengan nada seru.

"Saya enggak ngerti kali ya, maksud saya, waktu saya SD, saya inget betul kalau saya itu suka jalan-jalan sama teman-teman di area rumah saya, nanti ceritanya saya merasa kalau ini sebuah petualangan, entar masuk ke dalam gorong-gorong got," urainya kembali.

Kegemarannya bermain ketika kecil tak sengaja sudah menghasilkan dari kesenangannya bermain dan mengumpulkan ikan. Terbukti keahliannya berakting di depan layar pun juga mengantarkan ke pundi-pundi yang begitu menggiurkan.

Suka Mengkhayal, Reza Rahadian Kecil Sudah Pintar Cari Uang


"Saya cari, saya kumpulin saya taruh di akuarium, terus waktu itu pernah saya menemukan sebuah kesempatan, wah ada yang lagi main tenis, saya datengin, om saya aja yang ngambilin bolanya, kan kalau tenis tuh di lapangan suka ada yang ngambilin-ngambilin bola kan, saya aja yang ngambilin bolanya om. Oh, ya udah. Nah, waktu udah ngumpulin sekeranjang dikasih 1500 - 2000 rupiah," kenangnya tertawa.

"Kayaknya sudah jalan ya tanpa disadari ya. Jadi sebenarnya sampai sekarang sudah jalan gitu, oh bahwa ini sebuah proses ya, lo bekerja lalu mendapatkan upah itu kan lazim sekali ya," tambahnya.

* * *
Related Articles
Latest Articles