Sekeping kisah perjalanan karier Teuku Wisnu sebagai seorang bintang sinetron sudah terkupas di bagian-bagian awal 'Celeb of the Month'- Life and Spiritual Journey Teuku Wisnu. Tidak afdol rasanya jika tak mengulik kisah masa kecil pria kelahiran Jakarta, 31 tahun lalu yang namanya besar lewat sinetron 'Cinta Fitri' itu.
Teuku Wismu memang lahir di Jakarta, namun tumbuh besar di Banda Aceh tepatnya di Kabupaten Pidie. Pria yang kini telah menjadi ayah dari Teuku Adam Al Fatih itu menceritakan masa kecilnya yang akrab dengan pantai dan bermain layaknya 'anak kampung'.
"Kalau saya kecil, ya kalau boleh jujur ya sedikit bandel tapi ya nggak bandel-bandel amat, bandelnya namanya anak kecillah, ngisengin orang, main ketapelnya, kalau di Aceh tuh karet pakai lidi terus ujungnya bukan diruncingin tapi dibuka," tuturnya.
"Satu kejadian waktu itu saya pernah main, saya lepasin kena muka orang sampai nempel, aduh saya kaget. Terus malem-malem kita ke pasar daging gitu naik sepeda ya begitulah bandel-bandel anak kecil, main bola di pantai loncat dari jembatan mungkin sama seperti anak-anak kampung lainnya," lanjutnya.
![]() |
Melewatkan masa kecil layaknya "anak daerah" yang hidup dengan segala keterbatasan dan menyatu dengan alam, terselip cerita dirinya yang juga tumbuh dengan lingkungan yang religius.
"Di sana memang pemahaman agama cukup kental sekali ya di Aceh karena lingkungan saya juga di lingkungan deket masjid dalam arti temen-temen kadang pergi ke masjid, akhirnya ngaji bareng di masjid gitu ketemu ustad-ustad guru, saya yang dulu masih muda juga di sana," kenangnya.