DetikHot

book

Penulis Novel tentang Catatan Fiktif Abraham Linclon Raih Penghargaan

Kamis, 19 Okt 2017 16:00 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Penulis Novel tentang Catatan Fiktif Abraham Linclon Raih Penghargaan Penulis Novel tentang Catatan Fiktif Abraham Linclon Raih Penghargaan .Foto: Reuters
Jakarta - Setiap tahunnnya Man Booker Prize memberikan penghargaan kepada penulis berbakat atas karya yang diterbitkannya. Tahun ini giliran penulis asal Amerika Serikat, George Saunders yang memenangkan penghargaan sastra bergengsi.

Novel perdana yang berjudul 'Lincoln in Bardo' merupakan catatan fiktif dari Presiden Amerika Abraham Lincoln. Dalam pidato anugerahnya, pria berusia 58 tahun itu mengatakan saat ini kta hidup dalam era yang aneh.


"Kita hidup dalam waktu yang aneh. Saat ini kita hidup dalam masyarakat yang menanggapi kunci dari era negatif atau era yang penuh dengan cinta," kata George Saunders, dilansir dari Reuters, Kamis (19/10/2017).

Setting novel ditetapkan pada 1862 silam. Dia menuliskan novel perpaduan dari catatan sejarah dan fiksi imajinatif. Kata 'Bardo' merupakan bahasa Tibet yang berarti 'api penyucian'.

Tim dewan juri yang dipimpin oleh Lola Young memuji novel tersebut. Novelnya dianggap mampu 'bergerak' dan benar-benar seperti catatan sejarah asli yang ditulis Abraham Lincoln.


Man Booker Prize yang menjadi ajang penghargaan sastra bergengsi dunia itu sebelumnya diberikan kepada Kazuo Ishiguro yang tahun ini menerima Nobel Sastra. Lalu, ada nama Salman Rushdie, Iris Murdoch, dan penulis asal Kanada Margaret Atwood.
(tia/doc)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed