DetikHot

art

Indonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan Warga

Senin, 20 Ags 2018 11:17 WIB  ·   Usman Hadi - detikHOT
Indonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan Warga Indonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan Warga Foto: Usman Hadi/ detikHOT
Yogyakarta - Indonesia Netaudio Festival (INF) 3.0 yang digelar di Jogja National Museum (JCM) menjadi magnet masyarakat. Setidaknya, seribuan warga berkunjung di hari pertama INF 3.0 pada Sabtu (18/8) kemarin.

"Kita nggak nyangka bakal nyampe seribu orang (pengunjung) di hari pertama kemarin," kata exhibition curator INF 3.0, Riar Rizaldi kepada detikHOT di JNM, Minggu (19/8/2018).

INF 3.0 bertema 'sharing over netizen explosion'. Ajang ini diisi berbagai kegiatan seperti konser musik, lokakarya, diskusi, dan pameran seni. Praktisi yang terlibat adalah mereka yang aktif memanfaatkan internet sebagai media sharing karyanya.



Producer INF 3.0, Wok The Rock atau Woto menuturkan, dalam event ini INF bekerjasama dengan Foundation Asia Center. Turut diundang dalam event ini musisi, seniman, penggerak budaya alternatif, kurator, peneliti, dan praktisi media dari Indonesia dan Jepang.

"Mereka semua bersama-sama mengkaji budaya berbagi, dan intervensi artistik di tengah gegap gempita ledakan informasi para pengguna internet saat ini," ujarnya.

Indonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan WargaIndonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan Warga Foto: Usman Hadi/ detikHOT


INF 3.0 secara resmi dibuka pada Sabtu (18/8) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB. Acara yang dilangsungkan dari 18-28 Agustus tersebut ternyata langsung menyita perhatian publik.

"Ada rangkaian acara seperti konser musik, diskusi, lokakarya, pasar barter, live cooking, dan file sharing. Program khusus juga dihadirkan tahun ini, yakni sebuah pameran seni media yang dikurasi Riar RIzaldi," ungkapnya.



Sementara Riar mengatakan, pemeran seni media bertema 'internet of (no) things: ubiquitous networking and artistik intervention' tersebut menghadirkan sejumlah karya yang memadukan teknologi dan wacana sosial-budaya.

Adapun seniman yang terlibat berasal dari Indonesia dan Jepang. Mereka adalah Igor Tamerlan, Tromarama, Arief Budiman, Abi Rama, Mira Rizki (Indonesia), dan Exonemo, Ayano Sudo, Ai Hasegawa, Kazuki Saita (Jepang).

Indonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan WargaIndonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan Warga Foto: Usman Hadi/ detikHOT


"Pamerannya diadakan dari tanggal 18-28 Agustus. Di antara karya yang dipamerkan mulai dari karya fotografi, karya video, instalasi, sampai pada karya interaktif jadi kayak kita bisa ngasih opini langsung," ucapnya.

Kritis Berbicara Internet

Riar mengatakan, INF 3.0 tidak hanya sekedar membicarakan netlabel atau alat berbagi lainnya di internet. Namun juga untuk mengedukasi masyarakat agar kritis terhadap media internet.

"Harapan kami masyarakat turut terlibat juga secara kritis membicarakan internet, agar kita itu bisa lebih terbuka dan belajar tidak hanya sebatas menjadi user. Tapi turut membedah internet," ujar pria asal Bandung itu.

Dia mengingatkan, keberadaan internet telah melepas batas-batas termasuk batas teritorial sebuah negara. Dengan medium Internet, masyarakat di dunia bisa saling berbagi dengan sesama secara egaliter dan terbuka.

Indonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan WargaIndonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan Warga Foto: Usman Hadi/ detikHOT


Namun sayang, mayoritas masyarakat di Indonesia masih menjadi user atau penonton atas hadirnya internet. Padahal mereka juga bisa terlibat secara kritis terhadap perkembangan yang ada.

"Oleh karena itu, banyak hal yang pada akhirnya pembahasannya cuma berhenti di menonton, tanpa terlibat secara langsung dalam mekanisme internet itu sendiri. Bagaimana internet bekerja dan sebagainya," tuturnya.

"Makanya kita lebih fokus ke perbincangan (internet). Kita membincangkan internet secara luas, enggak cuma secara konsep tapi juga internet sebagai medium, internet sebagai platform, internet sebagai material," lanjutnya.

Indonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan WargaIndonesia Netaudio Festival 3.0 Jadi Magnet Ribuan Warga Foto: Usman Hadi/ detikHOT


Dengan digelarnya INF 3.0 ini, lanjut Riar, pihaknya ingin mendorong masyarakat menjadi kritis atas hadirnya internet. Termasuk mengajak mereka memanfaatkan internet sebagai media berbagi kepada sesama secara terbuka.

"Paling inti sebenarnya kita ingin berbagi. Karena ya itu (tujuan INF) sudah jelas di judul kita, sharing over netizen explosion. Sebenarnya itu yang ingin kita lakuin, bahwa di internet jagat maya semuanya (ada)," pungkas Riar.



(tia/tia)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed