detikHot

art

Alunan Gamelan Jawa dan Wayang Kulit Pukau Penonton Belanda

Selasa, 05 Jun 2018 10:50 WIB Tia Agnes - detikHot
Alunan Gamelan Jawa dan Wayang Kulit Pukau Penonton Belanda Foto: KBRI Den Haag Alunan Gamelan Jawa dan Wayang Kulit Pukau Penonton Belanda Foto: KBRI Den Haag
Jakarta - Kebudayaan Indonesia kembali berjaya di mancanegara. Lewat pertunjukan 'Shadows of Java', alunan gamelan Jawa dan saxophone mampu memukau penonton di ruang teater Muziek-&Dansschool di Amstelveen akhir pekan lalu.

Pentas 'Shadows of Java' diselenggarakan oleh Yayasan Raras Budaya dan Kelompok Gamelan Widosari. Mereka akan melakukan tur ke beberapa kota di Belanda dalam rangka ulang tahun yang ke-40 dan ke-25.

Dalang Ki Joko Susilo pun menggelar pertunjukan wayang kulit. Dalam keterangan pers yang diterima detikHOT dari KBRI Den Haag, disebutkan Ki Joko Susilo menampilkan cuplikan kisah Mahabharata tentang pertemuan Bhima dan Dewi Arimbi dalam bahasa Inggris.


Alunan Gamelan Jawa dan Pentas Wayang Kulit Pukau Penonton BelandaAlunan Gamelan Jawa dan Pentas Wayang Kulit Pukau Penonton Belanda Foto: KBRI Den Haag


Penampilan Ki Joko Susilo juga dibumbui dengan kelakar yang menyegarkan. Selain itu, komposer Sinta Wullur juga menciptakan satu tembang khusus dalam bahasa Inggris yang dibawakan oleh pesinden Peni Candrarini.

Peni diiringi oleh pemain saxophone asal Jepang Yukari Uekawa dan orkestra gamelan pimpinan Elsje Plantema dan Guntur Sulistiyono, yang sebagian besar terdiri dari orang Belanda.

Penonton yang menonton pagelaran di antaranya adalah Duta Besar RI untuk Den Haag I Gusti A.Wesaka Puja. 'Shadwos of Java' akan dihadirkan sebanyak empat kali pada 25 Mei sampai 3 Juni 2018 di Den Haag, Arnhem, Amsterdam, dan Amstelveen.


(tia/tia)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed