detikHot

art

Digelar di 10 Kota, Printemps Francais Dibuka di Yogyakarta

Rabu, 20 Apr 2016 18:43 WIB Tia Agnes - detikHot
Foto: agnes/detikhot Foto: agnes/detikhot
Jakarta - Gelaran festival seni budaya Printemps Francais 2016 kembali diselenggarakan tahun ini. Ada 50 pertunjukan yang bakal berlangsung di 10 kota yang akan disambangi oleh Institut Prancis di Indonesia (IFI). Dibuka 28 April mendatang, Printemps Francais kali ini berbeda dari festival sebelumnya.

Hal tersebut dikatakan oleh Festival Director dan Direktur IFI, Marc Piton. "Jika tahun-tahun sebelumnya, selalu digelar di  ibukota, kami ingin sedikit berbeda. Yogyakarta kami pilih karena kolaborasi bareng seniman Yogyakarta lebih banyak daripada kota lainnya," katanya saat jumpa pers di Auditorium IFI Jakarta, Rabu (20/4/2016).

Pada 28 April di Jogja National Museum, grup wayang Les Remouleurs akan menampilkan sebuah pertunjukan berjudul 'L'oiseau' atau dalam bahasa Indonesia berarti 'Burung'. Dua hari kemudian, grup yang berkolaborasi dengan 9 seniman Indonesia itu akan membukanya lagi di Jakarta.



Lebih tepatnya di Plaza Senayan, Jakarta, pukul 19.00 WIB. Salah satu mall terbesar di ibukota itu dipilih sebagai representasi pusat perbelanjaan yang ada. Digelar secara outdoor, 'Sang Burung' akan ada di tengah-tengah lokasi, dan para penonton akan mengelilinginya.

"Wayang Layang ini akan menerbangkan burung yang besar di langit dan nantinya bakal ada drawing. Salah satu seniman yang terlibat adalah pelukis ikonik dari Yogya, Heri Dono. Dan Les Remoulers akan bekerjasama dengan Senyawa dari sisi musik," tambah Elisabeth Simonet dari Festival Programmer IFI.

Setelah itu, kelompok teater kontemporer yang digawangi oleh Gallia Vallet, Anne Bitran, dan Olivier Vallet akan menyambangi kota Surabaya (4 Mei) di Taman Budaya, Bandung (7 Mei) di Festival Gunungan Bale Bale Kota Baru Parahyangan, dan Bali (10 Mei) di Garuda Wisnu Kencana.

Printemps Francais 2016 sudah dipersiapkan sejak September 2015 dan Les Remouleurs sendiri sudah tiga kali datang ke Indonesia. Serta melakukan residensi di Yogyakarta pada Februari lalu.

Sejak 2004, Printemps Francais sudah digelar di Indonesia untuk menyambut musim seni. Festival ini tak hanya menampilkan pertunjukan dari seniman Prancis tapi juga berkolaborasi dengan talenta lokal Tanah Air. Ke-10 kota yang berpartisipasi adalah Jakarta, Bali, Balikpapan, Bandung, Makassar, Malang, Medan, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.

Printemps Francais sendiri berlangsung mulai 28 April hingga 11 Juni dan ditutup di Bali saat pembukaan Bali Art Festival. Serta menyuguhkan musik klasik dan kontemporer, wayang, tari, sastra sampai arsitektur.
(tia/doc)
ifi

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com