DetikHot

art

Perayaan Karya Dua Generasi di Tahun ke-2 Galeri Indonesia Kaya

Kamis, 08 Okt 2015 19:04 WIB  ·   Tia Agnes Astuti - detikHOT
Perayaan Karya Dua Generasi di Tahun ke-2 Galeri Indonesia Kaya Pertunjukkan PUTERI SINDEN PANGGUNG oleh DEWI GITA & WORO MUSTIKA (dok. Galeri Indonesia Kaya)
Jakarta -

Menginjak usia dua tahun, Galeri Indonesia Kaya (GIK) sebagai ruang publik edutainment budaya di pusat ibukota hadir memberikan hiburan alternatif. Sejak dibuka 10 Oktober 2013 lalu, GIK telah menyuguhkan lebih dari 700 acara budaya dari musik, teater, dongeng, sastra dan tanpa dipungut biaya apapun.

Pada Oktober ini, GIK yang berulang tahun tanpa kemegahan itu dirayakan secara sederhana. bersama dengan karya dua generasi. Sebanyak 11 seniman beda usia dan generasi hadir meramaikannya.

Baca Juga: Ade Darmawan Pameran Tunggal di Galeri Seni Portikus Frankfurt

Seniman dua generasi dipilih Bakti Budaya Djarum Foundation sebagai tema utama, setelah perayaan tahun pertama dengan 'Indonesia Kreatif, Indonesia Keren'. Program director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian mengatakan tema tersebut sengaja dipilihnya.

"Tahun kedua ini kami lebih spesifik, sesuai dengan salah satu tujuan GIK saat pertama kali 'open for public'. Kami memfasilitasi pekerja seni untuk transfer ilmu di sini, berkolaborasi, berproses kreatif, selain bisa terjadi regenerasi juga diharapkan bisa tercipta karya baru yang kekinian dan lebih diminati generasi muda," ucapnya kepada detikHOT di Galeri Indonesia Kaya, Kamis (8/10/2015).

GIK hadir untuk memberikan ruang bagi seniman lintas generasi dan disiplin. Karena di Indonesia, kata Renita, punya permasalahan di regenerasi. "Seniman senior butuh ruang untuk menurunkan ke juniornya," katanya.

Simak Juga: Sapardi Djoko Damono Rilis 4 Buku Lagi Sampai Akhir Tahun

Nah, ruang yang berkualitas tersebut termasuk masih hitungan jari di Jakarta. Lewat tujuan dan celah regenerasi itu, Renita dan timnya ingin menemukan dua generasi dalam satu panggung. "Bicara budaya, senior tidak melulu yang benar dan junior juga butuh knowledge dari seniornya," tuturnya.

Sejak 3-10 Oktober mendatang, 'Karya Dua Generasi' menghadirkan pesinden Dewi Gita dan Woro Mustiko, Lea Simanjuntak dan Di Atas Rata-rata 2, koreografer handal Didik Nini Thowok dan koreografer muda asal Yogyakarta Mila Rosinta Totoatmojo. Lalu ada Dewi Lestari dan maestro puisi Sapardi Djoko Damono.

Pada 9 Oktober nanti, ada Titi DJ dan Dara Jana dalam 'Kisah Sang Dewi dan Dara Jana'. Dua generasi akan ditutup oleh ARS Management dengan 'Pentas Wayang Bocor: Dismiscall Leluhur'.


(tia/ron)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed