DetikHot

art

'The Bamboo Dance', Aksi Sembilan Matahari di Festival Video Mapping Niigata

Jumat, 25 Sep 2015 14:05 WIB  ·   Tia Agnes Astuti - detikHOT
The Bamboo Dance, Aksi Sembilan Matahari di Festival Video Mapping Niigata Dok.Sembilan Matahari
Jakarta - Sembilan Matahari kembali berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang Festival Minatopika 2015, Niigata, Jepang. Diundang khusus oleh Projection Mapping Association of Japan (PMAJ), mereka membawakan video mapping.

Berjudul 'The Bamboo Dance', aksi video selama 1 menit tersebut terinspirasi oleh dua budaya tentang bambu. "Bambu jadi ide dasar yang diangkat karena memiliki intersection dengan Jepang," kata pendiri Sembilan Matahari, Adi Panuntun kepada detikHOT, Jumat (25/9/2015).

Baca Juga: 'Harry Potter and the Cursed Child' Sajikan Cerita yang Unik

Selain itu, bambu pun diyakini Adi dan timnya dekat dengan masyarakat Jepang baik secara fungsi maupun filosofis. "Intersection atau cross menjadi tema besar kompetisi 1 minute projection mapping tahun ini," lanjut Adi.

Kehadiran Sembilan Matahari tersebut untuk yang kedua kalinya dan mendapatkan kehormatan diundang guest creator oleh PMAJ. Selama tiga malam berturut-turut, 'The Bamboo Dance' hadir di fasad bangunan cantik Historical Museum Niigata.

Selain tampilan bambu, Sembilan Matahari juga menampilkan angklung yang dimainkan oleh karakter Wayang Cepot. Adi mengakui warga Jepang yang menonton memberikan respons positif dan tepuk tangan yang meriah.

"Yang datang banyak dari masyarakat kota Niigata dan Tokyo. Ketika Cepot muncul, banyak yang tersenyum. Mereka juga banyak yang mengenali kita karena memiliki kemiripan minat terhadap bambu," ucap Adi.

Selain Indonesia, festival video mapping Niigata uga dimeriahkan oleh Maxime dari Belgia. Serta Lumpens dari Korea Selatan.

Adi yang mewakili Indonesia pun dipercayakan sebagai dewan juri seperti dua tahun lalu. Anggota lainnya adalah Ketua PMAJ Michiyuki Ishita, Walikota Zushi dan Niigata. Serta para pemenang juara 1 di tahun-tahun sebelumnya.

"Sembilan Matahari pernah menjadi juara di tahun 2012 lalu," ucapnya.

Adi berharap festival serupa dapat ditampilkan di Tanah Air. "Lewat video mapping, kita bisa terbangkan potensi daerah dan bersinergi dengan pemerintah kota tanpa didominasi oleh penggunaan dana APBD atau APBN oleh politisi negara," harapnya.


(tia/ron)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed