Dinding Berpuisi Wiji Thukul (1)

Wiji Thukul Jadi Ikon Barisan Pengingat dan Mural

Tia Agnes Astuti - detikhot
Rabu, 05/02/2014 09:13 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2014/02/05/1059/dalamdindingpuisi1.jpg Dok: Barisan Pengingat
Jakarta -
Wiji Thukul, mendengar namanya saja kita sudah dibuat bergidik ngeri. Ia adalah salah satu aktivis hak asasi manusia yang hilang pada era Reformasi, yang menumbangkan Presiden Soeharto.

Wiji Thukul bersama belasan aktivis lainnya hilang sekitar Maret 1998. Tragedi bersejarah tersebut seakan dilupakan oleh pemerintah dan masyarakat.

Oleh karena itu, nama Wiji Thukul menjadi ikon atas gerakan yang digagas oleh Okky Madasari bersama kawan-kawannya bernama 'Barisan Pengingat'. Tujuannya, tak lain untuk mengingatkan generasi muda atas banyaknya kasus pelanggaran HAM dan ketidakadilan.

Beberapa waktu lalu, 'Barisan Pengingat' membuat acara 'Run to Remember' yakni lari bersama 500 peserta lainnya pada 2 Februari lalu. Selain itu, mereka juga membuat mural Wiji Thukul dan WS. Rendra di enam titik Jakarta.

Di awal pekan Februari ini, detikHOT membuat liputan khusus mengenai mural Wiji Thukul yang disebut 'Dinding Berpuisi'.

***

"..Suara-suara itu tak bisa dipenjarakan. Di sana bersemayam kemerdekaan," tulis salah satu puisi Wiji Thukul di mural sebrang Gedung Antam, Jakarta Selatan.   Next »

Halaman 12

(tia/ass)
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


MustRead X