Yuk, Berbincang dengan Seno Gumira Ajidarma!

Is Mujiarso - detikhot
Selasa, 13/11/2012 15:24 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/11/13/1059/seno2dlm.jpg
Jakarta -
Beberapa waktu lalu, sastrawan Seno Gumira Ajidarma (SGA) menjadi berita karena menolak penghargaan Ahmad Bakrie Awards 2012. Ia membuat pernyataan resmi, namun tak menjelaskan alasan penolakan tersebut.

Bagi Anda yang masih penasaran, bisa menemuinya secara langsung untuk bertanya. Termasuk, tentu saja menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan proses kreatif dan karya-karyanya selama ini. SGA akan tampil di acara Bincang Tokoh #8 yang digelar Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di Galeri Cipta 3 TIM, Jakarta, Rabu (14/12/2012) pukul 15.00 WIB.

Dua orang pembicara akan tampil membahas karya-karya SGA beserta proses kreatifnya. Masing-masing guru besar sastra UI Melani Budianta, dan eseis Damhuri Muhamad.

Dalam khasanah sastra Indonesia, SGA dikenal sebagai sastrawan pemikir. Salah satu buah pikirannya tertuang dalam kredo yang kemudian menjadi judul bukunya, 'Ketika Jurnalisme Dibungkam, Sastra Harus Bicara'.

“Bagi saya, dalam bentuk fakta maupun fiksi, kebenaran adalah kebenaran, yang getarannya bisa dirasakan setiap orang," ujar SGA dalam buku kumpulan esei yang terbit pada 1997 itu.

Selain produktif menulis cerpen dan esei, SGA juga telah melahirkan beberapa novel, cerita silat dan kajian komik. Ia juga dikenal sebagai dosen, pengamat film dan fotografer.

Kumpulan cerpen pertamanya terbit pada 1988 berjudul 'Manusia Kamar', setahun setelah ia menerima Sea Write Award. Pada 2004 dan 2005 ia meraih Khatulistiwa Literary Awards. Kumpulan cerpennya yang banyak mendapat perbincangan di masyarakat adalah 'Sebuah Pertanyaan untuk Cinta' dan 'Sepotong Senja untuk Pacarku'.

Bincang Tokoh digelar sejak 2010 dan telah menampilkan 7 tokoh sastra Indonesia. Yakni, Remy Silado, Abdullah Harahap, Afrizal Malna, Budi Darma, Goenawan Mohamad, Nh. Dini, dan Sapardi Djoko Damono. Diprakarsai oleh Komite Sastra, program unggulan DKJ ini bertujuan untuk mendekatkan sastrawan dengan publiknya, serta meningkatkan apresiasi sastra masyarakat. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.
(mmu/mmu)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BERITA TERBARU


MustRead X