Teh Ninih Diduga Belum Bisa Terima Aa Gym Poligami

Nugraha Rodiana - detikhot
Senin, 10/01/2011 22:05 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/01/10/230/aa_gym1_285.jpg
Jakarta -
Apa yang menyebabkan Teh Ninih dan Aa Gym bercerai? Itu masih misteri. Namun seorang sahabat mengatakan perceraian tersebut diduga karena Teh Ninih belum bisa menerima Aa Gym berpoligami.

Hal tersebut dikatakan oleh sahabat Teh Ninih yang juga psikolog kondang Tika Bisono saat ditemui di kawasan Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2011).

"Dulu waktu kasusnya meledak saya sempat bertemu. Aku sinyalir dia (Teh Ninih) nggak bisa menerima (dipoligami) sudah lama. Pada saat ini terjadi lagi. Menurut aku normal aja (Teh Ninih minta cerai). Dia (Teh Ninih) sudah gusar sejak pertama, sekitar tahun
2006. Aku sudah prediksi ini (cerai) sudah lama," kata Tika.

Teh Ninih sempat bercerita tentang kegusarannya tersebut kepada Tika. Dulu, Teh Ninih dengan percaya diri bahwa dirinya siap jika suaminya poligami. Namun belakangan kepercayaan dirinya tersebut redup.

"Dia juga share. Dia akan coba atasi masalah itu dulu. Ya secara psikologis dia kayak wanita kebanyakan. Ya, dia akan lebih berhati-hati dengan perkawinan. Dulu dia menerima Aa Gym dengan konteks percaya diri yang tinggi. Dia sangat percaya diri bahwa suami diangkat derajatnya oleh seorang istri. Menurut aku setelah ditela'ah ini pada dasarnya pada akhirnya adalah pekerjaan," papar Tika.

Tika beranggapan, meski perempuan menikah dengan dai sekalipun, itu tidak menjamin bisa membahagiakan. Tidak bisa perasaan wanita dibohongi.

"Kekecewaan secara psikologis bisa berpengaruh ke psikologi pekerjaan. Apalagi promosikan non poligami. Masalah hati nggak bisa dipaksakan. Walau pakai dalil apa saja, itu sudah tidak bisa. Sekarang yang dilihat adalah faktor hati. Baik dari si lelaki atau wanitanya," jelas Tika.

(ebi/ebi)
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


MustRead X