Jakarta - Regina Andriani yang ikut dibekuk bersama Sammy Selasa (2/2/2010) lalu membantah kalau dirinya menjebak mantan vokalis Kerispatih itu. Ia juga tak tahu kalau Sammy adalah pengguna narkoba.
"Sampai saat ini saya tidak pernah melihat Sammy menggunakan narkoba dan saya sendiri bukan pemakai," jelasnya ketika ditemui bersama Alex Asmasoebrata, Roy Marten dan pengacaranya Turadji di Jl Cikajang No. 60, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2010).
Janda beranak satu itu mengatakan ia kaget ketika polisi menggerebek kamar kos Sammy. Saat ditangkap pun, Regina mengaku tak tahu kalau Sammy sedang menghisap shabu-shabu.
"Kita punggung-punggungan, saya sedang main laptop di atas kasur, Sammy di lantai menghadap televisi. Jadi saya nggak melihat Sammy lagi ngapain," ujarnya.
Soal hasil tes urinenya yang positif mengandung amphetamine, Regina mengungkapkan kalau sebelum dites ia mengkonsumsi obat penguras perut. Kebetulan obat tersebut memiliki kandungan zat amphetamine.
"Sebelum penangkapan itu Egi (Regina-red) mengkonsumsi obat pencuci perut merek Alfasolon yang mengandung amphetamin. Jadi belum tentu mengandung sabu-sabu," tutur Turadji, pengacara Regina.
Turadji melanjutkan kalau kliennya tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun, meski menjadi tersangka kasus dugaan penyalahgunaan Narkoba. Tak hanya itu Alex Asmasoebrata juga memberikan jaminan kepada kepolisian. Alex dan Regina kebetulan sama-sama pengurus Partai Demokrat.
"Tidak ada pencekalan dan boleh beraktivitas, tidak wajib lapor juga. Tetapi jika dimintai keterangan oleh polisi, saya bersedia menjalani pemeriksaan lagi," lanjut Regina.
(fjr/fjr)
Anda punya gosip heboh seputar artis Indonesia? klik di sini dan dapatkan hadiah menarik tiap bulannya