Jakarta - Hotel Indonesia tampil dengan wajah baru. Kini selain kenyamanan yang ditawarkan, Hotel yang kini bernama Hotel Indonesia Kempinski juga menawarkan paparan sejarah Indonesia
Hotel Indonesia merupakan salah satu saksi sejarah perjalanan bangsa Indonesia di dunia Internasional. Sudah banyak sekali jamuan kenegaraan dilakukan di hotel ini.
Selain itu, di Hotel Indonesia juga ditempatkan berbagai karya seni dalam dan luar negeri. Dari Patung Dewi Sri karya Trubus hingga lukisan flora dan fauna Indonesia karya Lee Man Fong.
Sejak tahun 2004, Hotel Indonesia dikelola oleh pengelola hotel tertua di eropa, yaitu Kempinski Hotels SA. Dengan pengalaman yang dimiliki, diharapkan Hotel Indonesia Kempinski dapat mengelola secara modern dengan tetap memelihara budaya dan tradisi asli Indonesia yang menjadi ciri khas HOtel Indonesia selama ini.
Hotel yang didirikan tahun 1962 ini telah mengalami renovasi demi memuaskan tamu-tamunya. Renovasi yang dilakukan sejak tahun 2006, secara konstruksi tidak ada yang dirubah. Namun, konsep modern minimalis pada era 1960-an dirubah menjadi Indonesian.
Kamar yang ditawarkan oleh Hotel Indonesia Kempinski berjumlah 289 kamar dengan berbagai fasilitas yang sangat memanjakan tamu seperti grand duluxe bed, TV layar datar 42 inchi serta Wi-Fi dan akses Broadband demi memudahkan tamu.
Benda-benda bersejarah juga diperhatikan oleh pihak mengelola. Tidak tanggung-tanggung benda bersejarah Hotel Indonesia akan dipajang pada heritage room. Benda-benda seperti gunting yang digunakan Soekarno pada peresmian Hotel Indonesia 5 Agustus 1962 menjadi koleksi musium kecil ala Hotel Indonesia Kempinski.
(kee/kee)
Anda punya gosip heboh seputar artis Indonesia? klik di sini dan dapatkan hadiah menarik tiap bulannya