Jakarta - Kisruh Maia-Dhani masuk episode baru. Kreator Dewi-Dewi itu merasa nama baiknya tercoreng karena dilaporkan Maia ke polisi atas tuduhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Tak terima, Dhani tuntut Maia meminta maaf.
Tuntutan Dhani itu berawal dari diterimanya surat pemberitahuan penghentian penyidikan dari Polda Metro Jaya. Surat itu menyebutkan kalau pelaporan Maia terhadap Dhani tertanggal 21 Agustus 2007 dihentikan penyidikannya mulai 3 November 2008 karena kurangnya bukti-bukti.
Dhani mencurigai kalau laporan tersebut memang dibuat semata-mata ingin mencemarkan nama baiknya. Apalagi saat pelaporan itu, Maia bersiap mendaftarkan gugatan cerainya.
"Karena mereka memang ingin memenjarakan saya, niat mereka kuat ingin memidanakan saya," ujar Dhani saat ditemui di kediamannya di Jl Pinang Mas III, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (21/11/2008).
Buntutnya ayah 3 anak itu melayangkan somasi kepada Maia mulai Sabtu (22/11/2008). Jika dalam 7 hari permintaan maaf Maia tidak didengarnya, maka Dhani tanpa ragu akan melaporkan Maia ke polisi atas tuduhan memberikan kesaksian palsu.
"Saya minta Maia meminta maaf di media," imbuhnya semangat.
Dhani menduga kalau pelaporan Maia atas dirinya dengan tuduhan KDRT itu digunakan pentolan Duo Maia itu untuk mempengaruhi persidangan cerainya. "Kalau mau cerai alasannya harus cocok dong, kalau alasannya KDRT itu tidak benar, tidak cocok dengan saya," tandasnya.
(fjr/fjr)
Anda punya gosip heboh seputar artis Indonesia? klik di sini dan dapatkan hadiah menarik tiap bulannya