Kronologi Kematian Sophan Sophiaan Versi Dua jenderal

Nugraha Rodiana - detikhot
Kamis, 04/09/2008 14:03 WIB
http://us.images.detik.com/content/2008/09/04/230/roesmanhadi.jpg Roesmanhadi-Peter (nu2/hot)
Jakarta -
Dua mantan jenderal, Jenderal (Purn) Pol Roesmanhadi dan Marsekal Muda (Purn) Pieter Watimena, membeberkan kejadian saat Sophan Sophiaan mengalami kecelakaan saat Konvoi Jalur Merah Putih Mei 2008 silam. Dalam penjelasan itu, Roesmanhadi dan Pieter membantah menabrak Sophan.

Keduanya memberikan keterangan dalam jumpa pers di sebuah kantor di Jalan Lamandau no 9, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2008). Dalam jumpa pers itu, Roesmanhadi dan Pieter juga didampingi salah seorang peserta Konvoi JMP, Fredi Soemitro.

Kesaksian Roesmanhadi:

Waktu itu saya berada di rombongan VIP. Di belakang Pak Sophan (almarhum), ada Pak Pieter. Saya berada di belakang Pak Pieter. Saat kejadian, saya hanya melihat pas turun jembatan, ada belokan, terus ada lubang sedalam 20 cm. Pada saat kejadian, kita tidak tahu soalnya pas disurvei oleh tim, di situ ada lubang, tapi gak kelihatan karena tertutup jembatan.

Waktu itu saya memotong jalur kanan (menghindari lubang) dan melihat almarhum tertelungkup. Motor saya rusak standarnya, karena masuk lubang. Pada waktu itu, almarhum dalam kondisi pingsan saat Pieter berupaya menolong. Saya juga bergegas menyimpan motor saya dan mendekati almarhum. Saat itu Pak Sophan dalam kondisi pingsan. Pak Pieter saat itu juga ada di samping almarhum.

Kesaksian Pieter Watimena:

Saat konvoi, kondisi kendaraan bermotor dalam kondisi zigzag. Saya melihat persis apa yang terjadi saat almarhum jatuh, karena saya persis di belakang almarhum. Saya tidak melihat jalanan itu rusak. Saya hanya melihat pas tikungan turun ke bawah, almarhum sempat mempertahankan kestabilan motornya sebelum jatuh. Ban depan motor almarhum masuk lubang.

Secara otomatis, saat itu saya mengerem motor saya dan saya juga jatuh. Waktu itu kira-kira kecepatan motor saya 60 km/jam. Saya tidak menabrak kendaraan almarhum. Saya siap dimintai keterangan. Beliau sahabat saya. Saya sangat kehilangan.

(asy/kee)
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BERITA TERBARU


MustRead X