Nia Paramitha Selingkuh Karena Dikekang?

Ana Shofiana S - detikhot
Selasa, 25/04/2006 19:09 WIB
http://us.images.detik.com/content/2006/04/25/230/gustidlm3.jpg Gustiranda (ana/hot)
Jakarta -
Sembilan tahun membina rumahtangga dengan Gusti Randa, kuasa hukum Nia Paramitha mengakui adanya pengekangan pada kliennya. Benarkah itu alasan Nia berselingkuh? Selama ini, penyebab retaknya rumahtangga Gusti Randa-Nia Paramitha dikait-kaitkan dengan isu pengekangan yang dilakukan Gusti pada Nia. Pada detikhot, blak-blakan Gusti menjawab isu tersebut. Menurut ayah 4 anak itu, selama pernikahan istrinya memang tidak mengembangkan diri. Ini diakibatkan karena seringnya Nia hamil dalam waktu berdekatan. "Nia Paramitha memang tidak mengembangkan diri selama 9 tahun. Pertama hamil, melahirkan, menyusui. Kira-kira lima bulan hamil lagi, melahirkan menyusui. Hamil lagi, melahirkan, menyusui. Hamil lagi, melahirkan dan menyusui. Siapa sih promotor yang pakai orang hamil?" Kata Gusti ditemui di kantornya, Ged. Mustika Ratu, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (25/4/2006). Kata Gusti lagi, pun jika ada show, itu malah merepotkan. Ketika masih memiliki anak 3, setiap show Nia harus membawa 3 anak dengan 3 babbysitternya. Alhasil, Gusti malah harus nombok untuk membiayai tiket pesawat dan segala akomodasinya. Ketika dia melarang Nia untuk show, Gusti menjelaskan alasannya. Dia sangat keberatan jika istrinya dapat panggilan pagi, siang harus berangkat. Begitu juga ketika Nia sibuk di partai, dia sangat keberatan jika istrinya lebih mengutamakan partai ketimbang suami dan anak-anaknya. "Memangnya partai tidak tahu dia punya empat anak? Memangnya mereka tidak tahu dia punya suami?" Soal pelarangan bergaul dengan teman-temannya, Gusti menjabarkan bahwa rumah mereka di Sawangan yang berjauhan dari pusat kota menjadi pertimbangan. "Jika Nia mau gaul di PS dengan teman-temannya, Jam satu sampai jam lima, sampai rumah itu jam delapan. Ya, nggak boleh dong," argumen pria berjenggot itu. Pun tentang panggilan pelacur yang membuat Nia sakit hati. Menurut Gusti, harusnya dia yang marah. Selama ini, Nia memanggil Gusti dengan panggilan sayang pecun. "Kok sekarang dimanipulir itu bentuk penghinaan." "Jika yang seperti itu semua dianggap Gusti keras, disiplin, terus melegitimasi untuk ditidurin orang, kan kesannya seperti itu. Apa itu legitimasi untuk melakukan perselingkuhan?" Tambahnya. Terlepas dari itu semua, Gusti mengaku sudah tidak memiliki rasa lagi pada Nia Paramitha. Apa yang diperjuangkannya kini hanya demi empat orang anaknya yang masih kecil-kecil. (ana/)

Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


MustRead X