Promotor Klaim Kantongi Izin Jual Tiket Lady Gaga Sejak 8 Maret

Devy Octafiani - detikhot
Selasa, 22/05/2012 16:51 WIB
Lady Gaga (Reuters)
Jakarta - Pihak promotor Big Daddy bersama kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya sehubungan dengan proses perizinan konser Lady Gaga di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan pada 3 Juni mendatang. Apa saja yang dibahas?

Menurut kuasa hukum Big Daddy, Minola Sebayang promotor meminta mediasi dengan pihak-pihak yang melakukan protes atau menentang konser Lady Gaga di Jakarta. Hal tersebut dilakukan untuk menampung aspirasi sekaligus mengambil jalan tengah dari permasalahan tersebut.

"Kita juga memahami apresiasi pro dan kontra, kita juga cuma lakukan mediasi, siap bicara apa yang jadi keberatan pihak-pihak tersebut karena pasti ada solusi," ujar Minola di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2012).

Ada dua unsur yang menjadi perhatian dari promotor tentang penolakan konser si 'Mother Monster'. Mereka ingin mendengar langsung apakah kebencian terhadap pribadi Lady Gaga atau penolakan perorangan, ataukah penolakan karena perbuatan aksi penampilan pelantun 'Born This Way' itu.

"Jika sebatas penolakan terkait dengan performance aksi panggung, saya kira bisa dibicarakan dengan pihak tersebut dan Lady Gaga sehingga bisa ada suatu kondisi yang diselaraskan," tambahnya.

Saat ditanya mengenai keputusan promotor menjual tiket sebelum surat izin konser keluar, Minola pun menjawab, "8 Maret sudah ada surat ijin penjualan tiket dari Polda, tanggal 10 Maret melakukan presale tiket konser Lady Gaga."

Saat ini sudah lebih dari 50 ribu tiket yang terjual untuk konser tersebut. Lebih lanjut Minola memaparkan, perizinan untuk menjual tiket konser berbeda dengan perizinan konser itu sendiri.

"Akan terlihat aneh jika izin penjualan tiket kami dapat, tapi izin penampilan tidak kami dapat," ucapnya.

Sementara itu, pihak manajemen Lady Gaga sendiri sudah mendengar pro dan kontra tentang konsernya di Jakarta. Mereka akan menampung kritik dan siap mematuhi hukum di Tanah Air. Gaga juga mengungkapkan pendapatnya lewat Twitter.

"Pada dasarnya mereka tahu betul di masing-masing negara ada kebudayaan-kebudayaan yang harus dihormati, tentu dengan cara tidak menghilangkan ciri khas Lady Gaga itu sendiri dalam kreativitas juga tidak mengabaikan norma-norma yang ada," jelasnya.

(ich/mmu)

Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com


    MustRead X