Jakarta - Di tengah derasnya band beraliran pop dan melayu, Monkey to Millionaire menyuguhkan genre musik lain. Dengan membawakan alternatif rock, Monkey to Millionaire mewarnai industri musik Indonesia.
Di bawah kabel Sinjitos, Monkey to Millionaire akhirnya merilis album perdana dengan judul 'Lantai Merah'. Sebelumnya band yang beranggotakan Wisnu (Gitar dan Vokal), Agan (Bass) dan Emir (Drum) itu pernah mengeluarkan mini album.
Awalnya Monkey to Millionaire hanya ingin bermain musik sebagai hobi. Namun semua membawa mereka sebagai jawara di ajang Indiefest dan akhirnya dipinang Sinjitos.
Lirik-lirik di dalam 'Lantai Merah' ini tergolong unik dan menarik, karena mengandung banyak kritik. "Gue ngeliat, gue nggak suka, gue bilang" ujar Wisnu ketika menyambangi studio detikhot beberapa waktu lalu.
Kritik-kritik yang dituangkan Monkey to Millionaire bukan merupakan kritikan terhadap pemerintah. Namun lebih kepada isu-isu di dalam kehidupan sehari-hari manusia yang sering dialami banyak orang.
Selain itu, penyampaian kritik yang Monkey to Millionaire berikan sering kali berupa kiasan seperti yang dikatakan Wisnu. "Yang pasti kita nggak mencoba untuk terlihat pintar atau gimana, cuma kalau kita mau ngungkapin sesuatu tapi nggak secara gamblang" tambah Emir.
(yla/yla)
Anda punya gosip heboh seputar artis Indonesia? klik di sini dan dapatkan hadiah menarik tiap bulannya