Spotlight

'Cinta Brontosaurus' Punya Dimensi Cerita yang Beda dari Buku

Adhie Ichsan - detikhot
Selasa, 30/04/2013 12:37 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/04/30/229/cinbrodlm.jpg
Jakarta -
Ide untuk membuat film 'Cinta Brontosaurus' sudah ada di kepala Raditya Dika sejak dua tahun lalu. Tapi, Radit baru bisa mewujudkannya sekarang. Mengapa ia membutuhkan waktu yang cukup lama?

"Pertama karena jadwal, kedua karena penulisan skenario yang udah hampir satu setengah tahun, dan ditulis ulang karena gue masih belum merasa puas, ada yang kurang-kurang. Terus gue stand up comedy," ucap Radit kepada detikHOT.

Jadwal kegiatan Radit memang padat. Ketika wawancara berlangsung saja detikHOT menemuinya jelang naik panggung stand up comedy di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Gurat-gurat kelelahan terlihat di wajah penulis kelahiran 28 Desember 1984 itu.

Radit memiliki alasan mengapafilm 'Cinta Brontosaurus' tidak mengadaptasi sepenuhnya cerita dari buku dengan judul yang sama. Menurut penulis penyuka kucing itu, prime time-nya terlalu jauh.

"Kalau di buku ada cerita SMP, SMA, terlalu beragam secara template. Gue juga mau membuat dimensi cerita yang berbeda. Proses adaptasi kan sebenarnya itu kan, orange to apple, bukan orange to orange, jadi gimana memberikan dimensi yang beda untuk di film, yang akhirnya kita bikin cerita baru aja," imbuhnya.

Selama satu setengah tahun Radit mengerjakan skenario, banyak cerita yang ia tambahkan berdasarkan pembelajaran dari kegiatan-kegiatannya selama ini. Termasuk dari pengalaman pribadi, materi stand up, hingga ide cerita yang timbul saat ia mengerjakan 'Malam Minggu Miko'.

"Semua diimplementasikan. Gue baru berhenti otak-atik skenario Cinta Brontosaurus itu ketika gue buka naskah, dan yang gue ganti cuma titik koma, dan di situ gue yakin, kayaknya harus berhenti nih," paparnya.

Saat disinggung apakah Radit tak khawatir pembaca bukunya menganggap film ini cerita yang sama dengan buku 'Cinta Brontosaurus', ia menjawab, "Ini pengayaan, mendingan disikapi seperti itu bahwa ini pengayaan cerita. Gue meminjam konsep cerita Brontosaurusnya untuk film ini."

Film arahan sutradara Fajar Nugros itu akan tayang di bioskop pada 8 Mei mendatang.

(ich/ich)
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


MustRead X