Spotlight

'Aktor Indonesia Tak Kalah dengan Hollywood'

Adhie Ichsan - detikhot
Selasa, 16/04/2013 15:26 WIB
Aktor Indonesia Tak Kalah dengan Hollywood
Jakarta -
Ketika 'Java Heat' mulai diproduksi, mungkin ada beberapa pihak yang bertanya, 'Beneran ada bintang Hollywoodnya main sama aktor Indonesia?'. Tetapi setelah film tersebut sudah bisa ditonton, pertanyaan tersebut mungkin saja bisa berubah.

Aktor-aktor Indonesia yang tampil di film ini bukanlah sekadar tempelan. Ario Bayu --yang mendapat porsi paling besar dari aktor lokal lainnya-- dengan baik memerankan polisi muslim bernama Hashim.

Ia membawa karakternya sebagai anggota Datasemen 88 yang kritis, penuh analisis, dan tak mau begitu saja didikte oleh Jake (Kellan Lutz), mantan anggota militer AS yang akhirnya bekerjasama dengannya untuk mengungkap kasus misterius yang didalangi Malik (Mickey Rourke).

Ada juga Verdi Solaiman yang berperan sebagai mafia yang menjalankan roda bisnis mulai dari klub malam, narkoba, hingga penyedia jasa wanita pekerja seks untuk kalangan atas. Meskipun tampil hanya sebentar, namun karakter Verdi sanggup meninggalkan bekas di benak penonton.

Atiqah Hasiholan tampil sebagai putri keraton yang diculik Mickey, menimbulkan aura yang sangat kuat akan seorang putri keraton yang ayu. Sementara Rio Dewanto berperan sebagai rekan kerja Hashim yang tegas.

Mike Lucock memerankan karakter Achmad, muslim yang kehilangan arah sehingga menghalalkan segala cara untuk mewujudkan 'jihad'-nya.

Produser Rob Allyn mengatakan, memang awalnya sempat ada keraguan dari para agensi besar di Hollywood saat ia berencana menampilkan Mickey Rourke dan Kellan Lutz dengan para aktor Indonesia. Tetapi sutradara Connor Allyn dan Rob berhasil meyakinkan mereka.

"Bahkan saat diputar di Dallas, banyak yang bertanya tentang Ario. Saya bisa bilang, bukan aktor Indonesia yang harus menandingi mereka, tapi mereka yang harus menandingi Ario," ucap Rob memberikan pujian.

Terlibat dalam produksi film dengan skala internasional, juga menjadi pengalaman berharga bagi Ario Bayu, Atiqah Hasiholan, Verdi Solaiman, Mike Lucock, Uli Auliani dan Astri Nurdin. Perbedaan mendasar yang mereka rasakan adalah dari dari disiplin kerja tim.

"Kesulitan tidak ada sama sekali. Kita belajar profesional dan menunjukkan kompetensi kita," ucap Ario yang berdialog dalam bahasa Inggris sepanjang film.

'Java Heat' yang diproduksi dengan biaya US$ 15 juta itu menggunakan sekitar 400 kru Indonesia dan internasional. Proses syuting dilakukan di Magelang dan Yogyakarta selama 45 hari.

Menurut Connor, para pembuat film di Hollywood dan dunia juga mulai tertarik dengan Indonesia. "Ini adalah tempat yang sangat bagus untuk membuat film dan para filmmaker di sini sangat profesional dan impresif," tambah Connor.

(ich/ich)
FOTO VIDEO TERKAIT
Penampilan Para Nominator Best Supporting Actress di Red Carpet Oscar
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,


MustRead X