'Mama': Seramnya Kasih Sayang Seorang Ibu

Candra Aditya - detikhot
Senin, 11/02/2013 16:02 WIB
Mama: Seramnya Kasih Sayang Seorang Ibu
Jakarta -
Valentine sudah dekat, dan mungkin Anda ingin merayakannya dengan cara yang berbeda. Mungkin Anda sudah bosan dengan film-film romansa yang akan segera dirilis berbarengan. Mungkin Anda butuh sesuatu yang baru. 'Mama', film horor yang diproduseri oleh maestro horor terkenal Guillermo Del Toro ini mungkin bisa jadi pilihan bagi Anda.

Lucas (Nikolaj Coster-Waldau) dan kekasihnya Annabel (Jessica Chastain) adalah pasangan yang berbahagia meskipun serba pas-pasan. Lucas adalah seorang sketch artist sementara Annabel adalah personel band rock indie. Alkisah, Lucas tengah mencari dua keponakannya yang hilang sejak lima tahun lalu.

Tak disangka, pencariannya berhasil. Lily dan Victoria (Isabelle Nelisse dan Megan Charpentier) berhasil ditemukan. Ternyata, ia dibawa oleh ayah mereka yang juga masih menghilang secara misterius. Namun, ketika ditemukan, Lily dan Victoria tak seperti yang diharapkan. Tinggal di hutan selama lima tahun membuat mereka anti-sosial, serta berkepribadian seperti binatang dan mempunyai potensi untuk melakukan kekerasan.

Dr. Dreyfuss (Daniel Kash) penasaran dengan bagaimana mereka berdua masih bisa bertahan hidup sendirian di tengah hutan. Victoria mengatakan bahwa seseorang bernama "Mama" membantu mereka. Untuk memulihkan kondisi mereka, Lucas dan Annabel setuju untuk merawat keduanya di sebuah rumah yang merupakan properti klinik kejiwaan.

Yang tidak mereka ketahui adalah kenyataan bahwa "Mama" adalah 'seorang' hantu dan ia mengikuti Lily dan Victoria ke mana pun mereka pergi....

Mama diproduksi berdasarkan film pendek karya Andres Muschietti yang dibuat pada 2008. Skrip film panjangnya dibuat oleh Andres Muschietti bersama dengan Barbara Muschietti dan Neil Cross. Sayangnya, "Mama" versi panjang justru tidak sanggup untuk mengalahkan film pendeknya yang penuh dengan kengerian.

Sampai setengah awal, film ini berpotensi untuk menjadi horor yang sangat menarik. Namun, kemudian tensinya meluntur seiring dengan seringnya penampakan sang Mama. Resolusinya yang menggelikan juga membuat "Mama" terasa kurang menggali misteri yang ada.

Seperti halnya film-film horor yang sudah ada, "Mama" masih memainkan konvensi umum. Nuansa film yang gelap (terkadang warna filmnya terasa monochromatic), lampu yang tiba-tiba mati sendiri dan sound effect yang berlebihan.

Isabelle Nelisse dan Megan Charpentier yang masing-masing berperan sebagai Lily dan Victoria adalah alasan kenapa "Mama" masih asyik untuk ditonton. Dan, Jessica Chastian yang dinominasikan Oscar tahun ini juga memberikan sesuatu yang lebih terhadap film horor yang biasa-biasa saja ini.

Film ini memang bukanlah horor yang akan membuat Anda ketakutan setengah mati. Tapi, untuk suguhan unik di bulan penuh kasih sayang ini, 'Mama' masih cukup untuk membuat Anda merinding di tengah kegelapan teater.

Candra Aditya penulis, pecinta film. Kini tengah menyelesaikan studinya di Jurusan Film, Binus International, Jakarta.


(mmu/mmu)
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,


MustRead X