Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) prihatin Enno Lerian berakting memakai bikini di film 'Selimut Berdarah'. Buntutnya, FPI pun akan menegur rumah produksi atau production house (PH) yang dinilai memproduksi film berbau pornografi.
Peneguran itu akan dilakukan FPI dengan mengirimkan surat kepada PH yang mereka nilai memproduksi film berbau pornografi. Surat itu akan dikirim sekitar 2 atau 3 hari mendatang.
"Kita akan kirim surat ke rumah produksi seperti K2K dan Maxima. Karena mereka itu kemarin buat film yang berbau porno," jelas Habib Salim Alatas, Ketua DPD FPI DKI Jakarta, Selasa (21/7/2010).
FPI melalui Salim menyampaikan keprihatinan atas maraknya film yang ia nilai merusak generasi muda. Film tersebut mempertontonkan bagian tubuh yang seharusnya tertutup.
"Kita prihatin, film-film nggak ada norma agamanya. Rusak semua," papar Salim.
(ebi/iy)
Anda punya gosip heboh seputar artis Indonesia? klik di sini dan dapatkan hadiah menarik tiap bulannya