Jakarta - Cerita dalam 'Slumdog Millionaire' sebetulnya biasa saja bahkan pakem yang ditampilkan di film itu adalah sebuah kisah cinta yang tak istimewa. Dengan kata lain, kisah yang ditampilkan film itu klise. Yaitu soal hidup terlunta, berpisah dengan kekasih karena nasib yang kejam hingga akhirnya bertemu lagi setelah sekian lama.
'Slumdog Millionaire' juga dipenuhi kebetulan-kebetulan yang dipaksakan. Bagaimana mungkin semua pertanyaan kuis itu bisa dengan gampang dirujuk kembali ke masa lalu Jamal? Kecuali satu pertanyaan yang dia tahu itu adalah jebakan si host.
Pertanyaan lainnya, kok bisa si kakak yang dulu merenggut sang kekasih dan memurukkannya di lembah nista, tiba-tiba berubah jadi malaikat yang baik. Bahkan ia memberikan telepon genggamnya kepada Latika dan menyuruhnya pergi menemui sang jagoan? Selain itu bagaimana Jamal dengan cepat menemukan Latika dari jubelan orang yang menyemut di stasiun kereta?
'Slumdog Millionaire' ini tak beda dengan sinetron Indonesia. Sama-sama memberi mimpi bagi orang kesrakat, dengan solusi yang gampang dan cepat. Jadi kalau 'Slumdog Millionaire' jadi Film Terbaik, pasti bukan karena ceritanya. Jadi apanya dong yang spesial film ini?
oleh : Miftahalzaman - Surabaya
(hkm/hkm)
Anda punya gosip heboh seputar artis Indonesia? klik di sini dan dapatkan hadiah menarik tiap bulannya