Jakarta - Penampilan Olga Syahputra di acara sahur Trans TV, 'Saatnya Kita Sahur' termasuk dalam daftar tayangan tak layak tonton versi Majelis Ulama Indonesia (MUI). Olga dituding vulgar. Apa kata Trans TV? Stasiun TV tersebut justru menganggap aksi Olga wajar.
"Dibanding dengan program-program yang lain, menurut kita masih wajar. Banyak yang lebih jauh dari itu," ujar Marketing Public Relations Trans TV Hadiansyah Lubis saat dihubungi
detikhot melalui telepon Rabu (26/9/2007).
Meski begitu, Trans TV tak menutup mata dengan daftar yang dikeluarkan MUI tersebut. Daftar versi MUI akan dijadikan masukan oleh stasiun TV yang bermarkas di kawasan Jl. Kapt. P. Tendean, Jakarta Selatan itu.
Sejauh ini ditambahkan Hadi, pihaknya juga belum berencana mengubah aksi Olga yang tayang selama sahur itu. Apalagi sampai saat ini tak ada keluhan dari penonton.
Dari sederet tayangan sahur, 'Saatnya Kita Sahur' termasuk salah satu acara yang banyak ditonton. Menurut Hadi, program yang tayang mulai pukul 02.30 WIB itu termasuk lima besar acara yang ditonton orang berdasarkan survey AGB Nielsen.
Selain 'Saatnya Kita Sahur', acara yang dituding tak layak tonton adalah 'Empat Mata', Trans7 dan 'Star' (Stasiun Ramadan) RCTI. 'Empat Mata' dianggap tak layak tonton karena terlalu vugar. Sedangkan Star, dinilai dipenuhi canda yang merendahkan manusia.
Saat dihubungi detikhot, Rabu (26/9/2007) sore, Direktur Programming RCTI, Harsiwi Achmad mengaku tak tahu soal daftar 16 tayangan tak layak tonton versi MUI itu. Humas Trans7, Coco Nino juga mengaku belum melihat daftar tersebut.
(eny/eny)
Anda punya gosip heboh seputar artis Indonesia? klik di sini dan dapatkan hadiah menarik tiap bulannya