Tayangan 'Nah Ini Dia' Dihentikan

Ana Shofiana S - detikhot
Kamis, 16/12/2004 17:17 WIB
Jakarta -
Belakangan ini, masyarakat semakin mengeluhkan program-program televisi yang berbau Kekerasan, Pornografi dan Mistis (KPM). Keluhan-keluhan masyarakat tersebut ternyata ditampung dan ditindaklanjuti oleh Komisi Penegakan Pedoman Perilaku TV (KP3T). "KP3T bekerja tanpa banyak diketahui publik. Kami membicarakan soal keluhan-keluhan masyarakat tersebut langsung kepada ATVSI, Asosiasi Televisi Swasta Indonesia," tutur Sarlito W. Sarwono dari KP3T saat ditemui di Mid Plaza Hotel, Jakarta, Rabu (15/12/2004). Setelah menerima keluhan masyarakat tersebut, tambah Sarlito, ATVSI ternyata bersedia melakukan berbagai tindakan untuk mengurangi tayangan-tayangan yang berbau KPM. Beberapa program tv ada yang dipindah jam tayangnya dan ada juga yang dihentikan sama sekali penayangannya. Beberapa program tv yang dipindah jam tayangnya adalah "TPI Fighthing", "Malam Mencekam" dan Dunia Gaib" yang ditayangkan TPI. Program-program tersebut dipindahkan ke jam tayang di atas pukul 22.00 WIB. Selain itu ada juga "Layar Tancep" di Lativi yang jam tayangnya akan dipindah ke jam yang lebih malam. Untuk program yang akhirnya dihentikan, salah satunya adalah "Nah Ini Dia", program yang diangkat dari kolom lelucon di Poskota. Menurut SCTV, stasiun tv yang menayangkan "Nah Ini Dia", program tersebut tak dihentikan semata-mata karena imbauan KP3T. Keluhan masyarakat secara langsung lah yang lebih mendasari penghentian program tersebut. "Penghentian itu sebenarnya inisiatif SCTV sendiri. Kami memang sedang membenahi tayangan-tayangan yang banyak dikeluhkan masyarakat. Penghentian "Nah Ini Dia" adalah salah satu respons kami terhadap keluhan masyarakat," jelas Haryanto, humas SCTV, ketika dihubungi detikcom, Rabu (15/12/2004). Menurut Haryanto, selain menghentikan "Nah Ini Dia", SCTV juga telah melakukan berbagai langkah untuk merespons keluhan masyarakat terhadap tayangan-tayangan berbau KPM. Program "Malam Pertama" yang bertema mistis juga dihentikan. Pengisi-pengisi acara dangdut "Sang Bintang" juga telah diimbau untuk tak lagi menggunakan pakaian yang seronok. Selain itu, per 1 September lalu SCTV juga telah mengeluarkan panduan orangtua dalam menonton tv. (ana/)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Baca Juga

Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


MustRead X