DetikHot

art

IZoC Mengajari Cara Make Up Zombie Secara Gratis

Senin, 19 Ags 2013 13:05 WIB  ·   - detikHOT
IZoC Mengajari Cara Make Up Zombie Secara Gratis
Jakarta - Di antara makhluk horor di dunia film, bisa jadi zombie adalah yang paling eksotis. Pasalnya tak mudah untuk mendandani seseorang jadi makhluk mayat hidup yang hancur lebur. Semakin hancur biasanya semakin menakutkan. Namun hal itu tak berlaku bagi Ramandika, 18 tahun.

Mahasiswi Universitas Terbuka tersebut justru menyukai zombie. Lantaran hal ini, ia bergabung dalam komunitas Indonesia Zombie Club (IZoC) serta mempelajari cara merias laiknya mayat hidup.

“Di antara semua karakter zombie, paling suka yang sampai keluarin darah netes keluar dari mulut,” ujarnya kepada detikHOT. Untuk membuatnya, Dika punya resep jitu yakni menggunakan pewarna makanan bercita rasa strawberi dan pisang ambon yang aman dikonsumsi.

Sedangkan make up artist komunitas IZoC, Febianto secara sukarela selalu mengajari para anggota komunitas tersebut riasan sederhana seperti zombie. Tujuannya hanya satu, ketika mereka membuat event seperti film The Walking Dead yang membutuhkan ratusan zombie, para anggotanya bisa membuat karya sendiri.

“Basicnya zombie itu pucat. Caranya yah harus pakai bedak perempuan atau bedak bayi. Untuk darah tetap pakai pewarna makanan atau sirup,” katanya kepada detikHOT di sela-sela rapat pengurus IZoC di kawasan Bulungan, Minggu (18\/8\/2013).

Untuk bagian hitam kelopak mata, Febi menggunakan eye shadow. Semua teknik serta bahan yang digunakan, dipelajarinya dari internet serta mencontoh dari film-film zombie.

“Untuk buat wajah yang seram kayak zombie, standarnya 5 menit. Kalau detil seluruh badan bisa 4 jam. Tapi kalau bikinnya pakai prostetik itu lebih lama lagi,” ujarnya.

Cara dengan prostetik bagi make up artist IZoc, Reza Prames adalah yang disukainya. Ketika kecil, ia sempat takjub dengan hasil kreasi para make up artist di film-film Hollywood. “Riasan yang dipakai itu bisa mirip dan mendukung peran di film,” katanya.

Sebelum bergabung, Reza juga pernah berkecimpung menjadi kru film. Tapi ketika di IZoc, ia mengaku baru belajar seni riasan. Menurutnya, setiap seniman punya bahan dan keahlian masing-masing khususnya menjadi make up artist zombie.

“Yang paling susah pas bikin zombie kering seperti di The Walking Dead season 3. Detil cetakan keriput yang pucat di wajah, rambut wig bekas yang ditanam satu per satu ke cetakan, dan luka di sekeliling kepala,” katanya.

Ia pun mengerjakannya selama tiga hari dan untuk mendandaninya butuh waktu dua jam. “Kalau tingkat kesulitan tinggi yah bisa satu minggu.”

Saat ini, komunitas yang berdiri 26 Desember 2009 lalu mempunyai 6000 anggota dan 50 di antaranya merupakan anggota aktif. Mereka pun membawahi komunitas zombie lainnya seperti The Walking Dead Indonesia, Resident Evil Fanatics Indonesia (REFANI), dan komunitas Penggemar Film Zombie (Kompi Zombie).

Menurut juru bicara IZoc, Eric Kairupan bagi mereka yang mencintai dunia zombie dan ingin bergabung tinggal membawa diri saja. “Mau ikut didandani jadi zombie, mau diajarin make up artist zombie juga bisa. Bahan-bahan dari kami, itu semuanya gratis,” katanya.

Pada bulan Oktober mendatang, rencananya IZoC akan membuat kegiatan Zombie Walk dalam rangka promosi film The Walking Dead season 4. Nantinya, akan ada ratusan mayat hidup yang akan bergabung dan lebih besar dari event sebelumnya


(utw/utw)
Photo Gallery
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed